Monday, March 3, 2014

3 in 1 Wonderful Wife

Saya bukanlah seorang wonderful wife. Saya yakin, dalam 7 tahun lebih pernikahan ini, banyak sekali hal yang membuat pasangan saya kecewa. Tapi, kami masih bersama. Allah Yang Maha Baik sepertinya menginginkan saya tidak berhenti untuk belajar menjadi wonderful wife.

Saya suka membuka-buka buku lama saya, mencuri ilmu dari rumah tangga orang lain, dan membuka diri pada nasihat yang disampaikan dengan baik agar dapat menjadi wonderful wife. Di mata awam saya, ada 3 peran seorang istri terhadap suaminya sehingga menjadikannya wonderful wife, yaitu:

Pertama, peran sebagai pacar.

Sudah bukan rahasia umum kalau gaya pacaran anak remaja sekarang sangat memprihatinkan. Data BKKBN tahun 2010 menunjukkan 52% remaja telah melakukan hubungan seks di luar nikah. Naudzubillah, mudah-mudahan Allah SWT melindungi anak-anak kita. Poin yang ingin saya tangkap berhubungan dengan tulisan ini adalah, betapa pacar membuat seseorang itu ingin terus berada di dekatnya, melayaninya, menyenangkan hatinya. Lihatlah para public figure, tak sedikit dari mereka yang romantis ketika pacaran namun dramatis ketika menikah.

(Ilustrasi dari www.duniainter.net)

Bagaimana agar tetap romantis ketika menikah. Tipsnya cuma satu: Luangkan waktu berdua bersama pasangan. Pada sebuah tayangan infotaintment, artis dan penyanyi Bunga Citra Lestari selalu meluangkan waktu berdua dengan suami setidaknya seminggu sekali. Entah itu menonton film di bioskop atau sekedar makan di luar. Ini dilakukan untuk men-charge cinta mereka sehingga ketika mereka menghadapi anak dalam keadaan full of love.

Bagi ibu rumah tangga penuh waktu dan tanpa ART seperti saya terkadang sulit menemukan waktu sendiri apalagi berdua suami. Anak-anak yang menuntut perhatian, pekerjaan yang tiada habisnya membuat waktu 24 jam sehari rasanya kurang. Tapi, itu kembali lagi pada kemampuan setiap orang mengatur waktu dan menentukan skala prioritas. Malam hari, saat anak-anak sudah istirahat, barulah kita dapat meluangkan waktu berdua sesekali.

Kedua, peran sebagai ibu.

Ibu adalah tempat seorang anak bersandar dari kerasnya dunia. Ibu tempat anak meminta nasihat. Ibu adalah orang yang tulus menyayangi dan mengerti anak. Ibu merawat saat anak sakit. Ibu ikut merasakan suka duka sang anak. Istri juga hendaknya bisa jadi tempat bersandar suami, memberi nasihat yang baik (biar suami tidak korupsi..naudzubillah!), merawat suami ketika sakit dan mengerti keinginan dan sifat suami. Tau kan ya, laki-laki itu makhluk Mars dan wanita dari planet Venus. Banyak perbedaan yang harus disikapi bijak.

(Ilustrasinya dari www.lauanrabbani.blogspot.com)

Tips biar jadi istri lemah lembut seperti ibu:
- Rajin-rajin minta sama Allah SWT biar diberikan sabar. Doa adalah senjata orang beriman. Allah Maha Baik menyediakan waktu mustajab dalam berdoa, diantaranya saat turun hujan, sepertiga malam, waktu dhuha, antara azan dan iqomat, sujud ketika shalat, dan lainnya.
- Deket-deket sama ibu mertua biar tahu kebiasaan dan yang disenangi suami.

Ketiga, peran sebagai sekretaris

Waktu kuliah saya mengambil jurusan Administrasi Niaga. Jadi, setidaknya tahu tugas seorang sekretaris itu apa. Prakteknya? Jangan tanya...amburadul! Hehe. Ternyata sekretaris itu tugasnya banyaaaaak, mengurusi pimpinan dari A sampai Z. Dari mulai jadwal kerja, keuangan, janji dengan klien, jadwal perjalanan plus akomodasi, terima telpon, korespondensi, dan sebagainya.

(Ilustrasi dari www.vinaarismacandra.wordpress.com)

Tentu tidak sama persis dalam hal istri sebagai sekretaris suami. Point yang ingin diambil adalah istri dapat mengurus keperluan suami dari urusan yang remeh sampai berat. Seperti urusan makan, baju, sepatu kerja, dan yang lainnya.

Tips sukses sebagai sekretaris suami:
- Mempekerjakan asisten rumah tangga bagi yang berlebih rejeki, karena istri bukan hanya mengurus suami tapi anak dan rumah juga.
- Lebih pandai mengatur waktu. Misalnya saat anak tidak membutuhkan kita ibunya, cepat-cepat mengerjakan hal lain.
- Senantiasa menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan, banyak minum air putih, olahraga atau konsumsi multivitamin.

Saya menuliskan semua ini bukan berarti saya sudah menjalankannya. Bukan sama sekali. Saya hanya ingin mengingatkan diri sendiri untuk tak bosan belajar menjadi wonderful wife.

Terimakasih Mak Ida Nurlaela, adanya Giveaway ini memacu saya untuk menjadi wonderful wife. Menurut saya, konten dan tampilan blog Mak Ida sudah bagus, banyak tulisan tentang parenting dan rumah tangga yang bermanfaat untuk wanita Indonesia.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway 'Wonderful Wife" by Ida Nurlaela.



Sumber referensi data:
bangka.tribunnews.com/2013/11/21/angka-seks-bebas-remaja-tinggi

12 comments :

  1. iya ya mak, mencari waktu luang untuk berdua itu memang sulit. tapi harus dilakukan. inspiratif, mak :)

    ReplyDelete
  2. Eh, benar tuh meluangkan waktu berdua penting :)
    Saya sudah 15 tahun menikah, masih sering nonton atau makan berduaan sama suami. Seru kalau nonton berdua tuh, serasa kembali ke masa silam, hehehe

    ReplyDelete
  3. harus tetap pacaran ya biar selalu romatis n makin cinta xxixi sukses ya mak ga nya...

    ReplyDelete
  4. Untung suamiku nggak pernah minta macem2 buat jadi wonderful wife. Senang bisa diterima apa adanya oleh pasangan :D

    ReplyDelete
  5. Mudah2an mak Kania berhasil menjadi wonderful wife buat suami yaa, aamiin

    ReplyDelete
  6. berkunjung mak...makasih ya sudah ikutan...moga beruntung menjadi w wife

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...