Friday, July 11, 2014

Banjir Lagi..

Dalam setahun ini, sudah kurang lebih tiga kali rumah saya kebanjiran. Capek, kesal, sedih, namun tak bisa menolak saat air bercampur kumpur itu pelan-pelan masuk bertamu ke dalam rumah. Hanya bisa berusaha menyelamatkan barang-barang, menenangkan anak-anak dan menyiapkan tenaga untuk beres-beres setelah banjir surut.

Menurut berita dari mulut ke mulut, banjir di komplek rumah saya disebabkan karena tanggul komplek jebol. Ditambah, lokasi komplek yang lebih rendah dari lingkungan sekitar dan letaknya tak jauh dari sungai. Mungkin juga karena sistem pembuangan air di komplek yang buruk.


Beberapa upaya sudah ditempuh oleh warga untuk mencegah banjir. Penanaman seribu pohon bersama walikota Tangsel beberapa waktu lalu adalah salah satunya. Warga juga sudah berkorban harta untuk membangun tanggul. Ada juga warga yang membangun kembali rumahnya lebih tinggi dari jalan.

Allah SWT tak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Rasanya terlalu egois jika menyalahkan alam. Mungkin kami juga masih belum maksimal menjaga alam. Kami berusaha mengambil hikmah dari kejadian ini. Allah SWT sedang menguji kesabaran kami.

4 comments :

  1. Cukup tinggi juga ya, Mba. Sudah tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan, kan?

    Semoga cepat surut airnya, ya. . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih banyak mba yg buang sampah sembarangan..malah sampah pakaian bekas duuuh!!

      Delete
  2. Hai Mak Kania.. lagi jarang posting ya? :) Mudah-mudahan banyak hikmahnya mak dengan adanya banjir. Memang capeee banget ya, saya juga pernah ngalamin rumah kebanjiran.. Beberesnya itu lho bikin lemes, letih, lesu, lunglai, lelah, hihi..Iklan :p

    ReplyDelete
  3. iya mak..lagi rawat anak yg abis sunat..trus rumah lagi renaovasi..trus bawaan ko ngantuk aja ya..hehe alasan.makanya jarang mampir nih ke blog mak Arifah..

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...