Saturday, July 19, 2014

Bolehkah Shalat Tahajjud Setelah Tarawih?

Di sepertiga malam, beberapa waktu lalu. Saya pikir saya masih bisa melakukan salah satu ibadah sunnah. Saya berdiri, sudah siap melakukan takbir. Tetiba, salah seorang saudara yang kebetulan sedang menginap berkata.

"Shalat apa?"
"Tahajjud"
"Nggak ada shalat tahajjud di bulan Ramadhan, adanya tarawih."

Seketika saya mengurungkan niat saya. Saya buka kembali mukena sambil terus berfikir dalam hati. Masa sih? Bukankah tarawih dan tahajjud hanya sebuah sebutan untuk shalat malam? Apa saya saja yang dangkal ilmu? Selama ini saya kadang suka melakukan tahajjud di sepertiga malam, sedangkan di awal malam saya sudah melakukan tarawih.

Beberapa hari ini pertanyaan 'apakah boleh melakukan tahajjud setelah melakukan tarawih' terus bergelayut di benak saya. Karena belum sempat bertanya pada yang lebih luas ilmunya, saya mencoba googling. Saya menemukan link ini yang masuk akal bagi saya dan sedikit melapangkan hati.

(Sumber gambar: dakwatuna.com)

Di bulan Ramadhan, Rasulullah SAW biasa melakukan shalat malam. Para sahabat RA seringkali ikut berjamaah bersama beliau. Karena khawatir dijadikan kewajiban, Rasulullah SAW kadang melakukan shalat malam tersebut sendiri. Ummat beliaulah yang membiasakan shalat malam berjamaah di awal malam. Shalat malam tersebut dinamakan shalat tarawih. Shalat tahajjud adalah salah satu sebutan untuk shalat malam. Ada juga shalat tasbih, hajat, dan yang lainnya.

Saya akhirnya mengambil kesimpulan, insyaAllah boleh saja shalat tahajjud di sepertiga malam setelah melakukan tarawih di awal malam. Niatnya kan memang shalat malam untuk beribadah dan berserah diri pada Allah SWT. Wallahua'lam. Mudah-mudahan ilmu saya semakin bertambah. Mudah-mudahan ada pembaca yang mau berbagi ilmunya tentang hal ini.

No comments :

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...