Friday, September 19, 2014

Tips Hemat di Rumah Sakit

Pernah berobat atau dirawat di rumah sakit? Saya doakan anda tidak pernah mengalaminya. Karena sakit itu tidak enak. Selain tidak leluasa beraktivitas, juga tidak menguntungkan bagi keuangan keluarga. Namun jika Allah SWT berkehendak memberi kita ujian sakit dan kita harus berobat atau dirawat di rumah sakit, semoga saja kita bisa melewatinya dengan lapang dada.

Saat saya menuliskan ini, saya ada di kamar sebuah rumah sakit, menunggui salah seorang anggota keluarga yang sakit. Ini tips saya agar berhemat saat harus menginap di rumah sakit:

Pertama, miliki asuransi. Banyak perusahaan yang mengcover karyawannya dengan asuransi kesehatan. Bukan hanya untuk si karyawan, bahkan untuk anggota keluarga karyawan tersebut. Jika tidak ada asuransi dari tempat bekerja, banyak pilihan asuransj kesehatan baik dari swasta maupun pemerintah. Baik syariah maupun non syariah.

Kedua, Biasanya orang yang sedang sakit makannya sedikit-sedikit, tidak terlalu banyak. Nah, daripada mubazir dan keburu dibereskan pramusaji rumah sakit, mending dihabiskan sama yang menunggu pasien. Hihi, ini tips apaan sih. Eh tapi bener loh, saya suka kasihan sama makanan yang tak tersentuh. Suka ingat cerita Si Unyil waktu kecil tentang nasi yang menangis karena tak dimakan dan dibuang. Barangkali di sesendok nasi sisa itu ada berkah yang tersembunyi.

Ketiga, sebaiknya tidak membawa anak kecil saat mengunjungi pasien ke rumah sakit. Selain karena anak kecil bekalnya banyak (snack, susu, dan sebagainya) juga kalau rewel bisa membuat pasien tambah pusing. Kecuali kalau memang si pasien itu adalah ayah yang kangen berat sama anaknya dan bisa terhibur dengan melihat senyum manis sang anak. Aduh, ini tips apaan lagi ya. Tapi ini ada benarnya juga loh pembaca. Ada beberapa rumah sakit -seperti rumah sakit dimana saya berada sekarang- tak membolehkan anak di bawah usia 13 tahun masuk kamar pasien karena dikhawatirkan terkena virus. Jika anak terkena virus, maka harus berobat dan tentunya merugikan keuangan keluarga kita.

Keempat, jaga kesehatan dengan banyak minum air putih, sayuran, buah, dan makanan sehat lainnya.

Sementara, ini dulu tips dari saya. Silahkan jika anda hendak menambahkan. Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan.

3 comments :

  1. ha, ha, ha, mak Kania tips makan sisaan makan pasien diterapkan sama ibu mertuaku... waktu beliau menunggui suamiku dirawat, beliau gak mau dibelikan makanan sama daku akrean menunggu sisa makanan yang tak habis dimakan suami, .....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi..emang sayang loh mba..daripd masuk tong sampah mending masuk perut :p

      Delete
  2. Asuransi memang penting ya mba, apa lagi biasanya kejadian sakit tiba - tiba aja gitu. Tapi jadi bingung juga mau tetap ikut asuransi atau BPJS aja.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...