Thursday, April 30, 2015

Assalaamualaikum Beijing!

Judul: Assalaamualaikum Beijing
Pemeran: Revalina S. Temat, Laudya Cyntia Bella, Morgan Oey, Ibnu Jamil, Desta, dan lain-lain.
Produksi: Maxima Pictures
Tahun: Desember 2014

Asmara kecewa sekali pada Dewa. Sesaat menjelang pernikahan mereka, Dewa malah mengakui bahwa ia telah menghamili gadis lain bernama Anita. Dewa ingin tetap menikahi Asmara dan meninggalkan Anita. Tentu saja Asmara menolak. Dia menyuruh Dewa menikahi Anita. Asmara berkata pada Dewa, "Lakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang lelaki!" 

Selepas penghianatan Dewa, Tuhan ternyata memberikan ganti dalam bentuk yang lain. Dari kantor tempatnya bekerja, Asmara dikirim ke Cina sebagai reporter untuk kantor cabang negara itu. Disana, Asmara disambut meriah oleh sahabatnya. 


Suatu hari, Asmara kebingungan menemukan alamat tempat ia akan mengambil sumber berita. Seorang pria Cina bernama Zhong Wen memberinya petunjuk, bahkan memberinya sebuah buku yang berisi kisah mitos seorang perempuan Cina bernama Ashima. 

Setelah kejadian itu, pertemuan demi pertemuan terjadi lagi karena Zhong Wen menjadi pemandu bahasa bagi Asmara. Lambat laun, cinta pun tumbuh di hati keduanya.

Zhong Wen mengajak Asmara mengunjungi Yunan tempat patung Ashima berada. Asmara pun mengiyakan. Namun menjelang hari keberangkatan, Asmara justru tak dapat memenuhi ajakan Zhong Wen karena harus pulang ke Indonesia untuk menjalani pengobatan atas penyakit penggumpalan darah yang dideritanya. 

Dalam kerinduannya menunggu Asmara, Zhong Wen sering mengunjungi masjid tempat ia bertemu dengan Asmara. Tak dinyana, seorang imam masjid menghampirinya dan memberinya berbagai pengetahuan tentang Islam. Zhong Wen yang awalnya tak percaya dengan agama, akhirnya diberi hidayah oleh Allah SWT untuk masuk Islam. Ia menjadi mualaf.

Zhong Wen memutuskan untuk berkunjung ke Indonesia untuk menemui Asmara bersama seorang sahabat Asmara. Di Indonesia, Zhong Wen mendapat Asmara yang sakitnya semakin parah. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk menikahi Asmara. “Tak membutuhkan fisik yang sempurna untuk cinta yang sempurna”, begitu kira-kira kata Zhong Wen. Dewa yang awalnya ngotot ingin Asmara kembali pada pelukannya, akhirnya pasrah dan menitipkan Asmara pada Zhong Wen untuk dijaga baik-baik.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Assalamualaikum_Beijing
***

Happy ending, asiiiik. Seneng banget deh kalo lihat tontonan yang happy ending karena jadinya menghibur banget. Kan memang nonton film tujuannya untuk menghibur diri kan. Tapi, jangan lupa juga, hiburannya yang bisa memberi banyak hikmah dan manfaat biar tidak sia-sia waktu yang kita habiskan.

Film ini asyik banget. Lihat view tembok Cina, jadi ikut merasakan betapa lelahnya naik turun tangga sebanyak itu. Tapi sepertinya lelahnya akan terbayar dengan menikmati indahnya pemandangan dari tembok Cina. Juga pemandangan lain seperti mesjid-mesjid unik di sana.

Agak aneh juga sih, orang asli China seperti Zhong Wen bisa lancar banget mengucapkan bahasa Indonesia. Biasanya, selain penduduk asli biasanya masih ada logat asal daerahnya. Tapi ya sudahlah, namanya juga film. Semuanya bisa terjadi di sini ya kan?

Luar biasa sekali, Zhong Wen bisa menerima keadaan fisik Asmara yang sedang sakit. Tak banyak lelaki yang bisa menerima pasangannya dalam keadaan sakit, atau sebaliknya. Cinta Zhong Wen pada Asmara benar-benar luar biasa. Ia ingin meniti jalan Tuhan bersama Asmara. So sweet. Kalau sudah Tuhan yang dijadikan pegangan dalam berkeluarga, memang segala halangan apapun mudah-mudahan bisa dilalui bersama. Sebuah pelajaran berharga bagi saya.

 

25 comments :

  1. Aku suka akting Morgan yang natural dan charming. Beyond my expectation.

    ReplyDelete
  2. Kapan mbak..aku bisa nonton film lagi. Anak2 mau ditaruh dimana..? Raka mana mau nonton film romantis begitu....alya paling takut masuk ruangan bioskop, apalagi klo dah gelap.... Sewa dvd, paling juga "kalah" sama upin-ipin n kartunnya anak2. Untung mb kania rajin review film....lumayan, minimal jadi tau jalan critanya gmn.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mba, saya juga kebetulan komputer nganggur karena suami dinas beberapa hari..jadi ga ada yg make :)

      Delete
  3. sayang belum bisa nonton filmnya :(

    ReplyDelete
  4. aq juga suka bgt film ini.. pernah juga aq ngereview filn ini di blog mak.. mampir mampir yaa.. mwaaa teuteup dah promosi :D

    ReplyDelete
  5. entah kenapa, kalau ada buku atau film ini rasanya pengin jawab "Waalaikumsalam" :))))

    ReplyDelete
  6. film nya saya blm nonton, nanti nunggu di TV aja hihihi...
    tapi kalo novelnya saya udah baca, dan bikin nangis2 hehe

    ReplyDelete
  7. duh sampai sekarang masih belum nontn filmnya :(

    ReplyDelete
  8. aku gak sempat nih nonton ini dulu di bioskop. Pingin nyari cd nya deh.. kayaknya manis deh ceritanya.

    ReplyDelete
  9. Waalaikum salam Asmara
    jawaban salam beijing hahaha :D

    ReplyDelete
  10. Belum sempet nnton mba, pas awal april saya liat di Cinema21 udah di puter Assalamualaikum beijing

    ReplyDelete
  11. jadi pengen nonton filmnya, menarik dan inspiratif nih kayaknya mbak......salut dengan lelaki yang seperti itu ya....

    ReplyDelete
  12. Aku belum sempat nonton nih huhuhu....

    ReplyDelete
  13. Naaaah.. Aku sukak nih kalok happy ending, Mbak.. Hahah :D

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...