Thursday, April 16, 2015

Mengambil Hikmah Dari Film Merry Riana



Judul: Merry Riana
Pemain: Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Kimberly Rider, dan lain-lain
Produksi: MD Pictures
Tahun: 2014

Saat kerusuhan yang terjadi tahun 1998 di Jakarta, Merry Riana adalah salah satu korbannya. Ayah Merry mengirimnya ke Singapura untuk menemui Om Hans, agar terhindar dari kerusuhan. Merry pun menemui Om Hans. Sayangnya, orang yang hendak ditemui tidak ada dan sudah pergi dengan meninggalkan tunggakan uang sewa.

Merry pun menemui seorang sahabatnya bernama Irene. Merry tinggal di asrama kampus Irene, padahal seharusnya selain mahasiswa kampus tidak diperbolehkan. Ketika akhirnya ketahuan pihak kampus, Merry tiba-tiba memutuskan hendak mendaftar di kampus terebut agar ia diperbolehkan tinggal di asrama. Merry mengajukan pinjaman pendidikan. Pihak kampus pun menyetujui, dengan syarat ada penjamin Merry yang sudah 2 tahun lebih menjadi mahasiswa di sana.

Irene memperkenalkan Merry pada Alfa, seorang mahasiswa senior di kampus itu. Alfa awalnya enggan menjadi penjamin Merry. Namun Merry berusaha menunjukkan bahwa ia bisa mencari penghasilan di negeri Singa itu untuk melunasi hutang pendidikannya. Hari itu juga Merry mencari pekerjaan ke sana kemari.

Irene sebenarnya jatuh cinta pada Alfa. Namun, Alfa malah menyukai Merry. Merry sendiri menolak cinta Alfa karena merasa tidak enak pada Irene sahabatnya. 

Suatu hari, Irene melihat Merry dan Alfa di Singapore Flyer. Irene pun merasa cemburu dan marah pada Merry. Irene mengursir Merry dari kamarnya. Merry merasa sedih dan menghindari Alva yang membuat persahabatannya dengan Irene retak. Alva berusaha menjelaskan pada Merry bahwa ia hanya berusaha untuk jujur.

Hubungan merry dan Alfa pun membaik, sementara Irene pergi entah kemana. Alfa selalu ada di sisi Merry saat Merry mencari pekerjaan, atau saat Merry ditipu oleh orang sehingga uangnya sebesar 200 dolar melayang. Merry dan Alva mencoba bisnis lain. Mereka mendapatkan keuntungan dari bisnis itu sedikit demi sedikit. Merry sangat antusias sampai melupakan perasaan Alva padanya. Alva yang merasa tidak dihargai perasaannya, meninggalkan Merry. Alfa memberikan cincin yang sedianya hendak diberikan pada Merry, kepada wanita pengamen yang ditemuinya di jalan.

Sepeninggal Alfa, Merry mengalami kerugian di bisnisnya. Ia pun harus memulai lagi dari awal. Ia memulai usahanya sebagai agen asuransi. Setiap hari dia kesana kemari mencari orang yang akan berasuransi. Merry akhirnya bertemu cik Noor yang pernah ditemuinya di sebuah taman, saat ia pertamakali tiba di Singapura. Awalnya Merry hanya ingin menolong Cik Noor. Karena tertarik dengan kepribadian Merry, cik Noor pun akhirnya mau berinvestasi melalui Merry dengan jumlah yang cukup besar.

Lalu, bagaimana hubungan Merry dan Alfa? Juga, Merry dan Irene? Akankah Merry menerima Alva dan bertemu kembali dengan Irene?

Sumber: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Merry_riana_msd.jpg&filetimestamp=20150130073052&

***

Saya termasuk telat sekali menonton film ini. Tapi, tentunya tidak ada kata telat untuk memetik sebuah hikmah. Ya kan? 

Salut dengan perjuangan Merry Riana untuk memulai hidup di Singapura. Bayangkan saja, ini negeri asing dan hanya kenal dengan 2 orang saja. Tekad untuk terlepas dari keadaan buruk di negeri sendiri lah yang membuat Merry mau melakukan apapun demi masa depan yang lebih baik. Walaupun tekadnya itu sempat tumbang dan Merry ingin pulang ke tanah air (seburuk apapun negeri sendiri, tetap membuat rindu), ibunya menasihatinya untuk tetap meneruskan apa yang dimulai oleh Merry.

Saya sempat pengen mewek juga, jadi teringat masa dulu ketika saya mencari pekerjaan kesana kemari selepas kuliah. Sementara teman-teman satu angkatan juga sudah menyebar ke berbagai kota untuk menjalani pekerjaan mereka atau mengikuti pasangan mereka. Rasanya begitu nelangsa. Pekerjaan belum dapat, jodoh apalagi, teman tak ada yang bisa ditemui. Namun, akhirnya waktu menjawab. Berkat usaha dan doa, saya pun menemukan jodoh dan pekerjaan yang disukai.

Begitu juga Merry. Berkat kegigihannya, dia bisa mendapat 1 juta dolar pertamanya di usia belia, 26 tahun. Merry pun menyadari akhirnya, uang bukan segalanya. Ia perlu pasangan untuk berbagi. 

Oh ya, satu lagi. Doa orangtua juga punya andil dalam kesuksesan seseorang. Dalam agama saya, doa orangtua untuk anaknya itu mustajab. Makanya, orangtua harus berhati-hati mengucap kata buruk supaya tak menjadi kenyataan. Jika memiliki anak yang sedang berjuang di negeri orang seorang diri, pasti doa orangtua tiada putus untuk kesuksesan anaknya. Mungkin itu juga yang dilakukan orangtua Merry.

22 comments :

  1. memang udah banyak yang rekomendasiin film ini, karena baguuss banget.. tapi aku juga telat nonton mak :3 #mendingtelatdaripadagak

    ReplyDelete
  2. abis baca-baca kaya'a seru juga, saya belum nnton :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jugaa termasuk jarang nonton..ini tetiba dapat link filmnya dan ternyata seru

      Delete
  3. Haduuhh..bagus bgt ni film kayanya. Telat bgt saat pengen nonton udah ga di puter lagi di bioskop domisili saya saat itu

    ReplyDelete
  4. Aku jarang nonton film... tapi aku khusus meluangkan waktu utk bisa nonton film Merry Riana. Walau aku suka dengan filmnya... tapi aku lebih suka baca bukunya. Lebih asyik bagiku hehehe

    ReplyDelete
  5. terima kasih telah berbagi info....
    salam kenal dan salam sukses......

    ReplyDelete
  6. aku belum nonton mak, semakin penasaran karena pemeran merry adalah chelsea islan :D

    ReplyDelete
  7. Waaa...aku blm liat juga mbak.....nunggu diputer ditv aja lah....:-) minimal dah tau sedikit sinopsisnya dr tulisan ini. Tfs:-)

    ReplyDelete
  8. Film ini memang bagus mbak. dah nonton 2x dah.... hehe.... nangis juga

    ReplyDelete
  9. Linknya dong mba sekalian heheh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. https://www.youtube.com/watch?v=5DVt2SOsPwI

      kalo gabisa, coba search dg kata kunci "merry riana full movie

      Delete
  10. banyak yaa penggemar film ini, jadi penasaran..kebayang perjuangannya di negeri orang..aku nganggu setahun aja rasanya stres pisan, untung bisa nulis dan kirim ke media, tombo stres :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo banyak kegiatan jd ga stres ya mba

      Delete
  11. jadi penasaran ingin nonton..soalnya pas baca penuh dengan hikmah yang menyentuh..

    ReplyDelete
  12. makasih bos infonya dan semoga bermanfaat

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...