Tuesday, October 6, 2015

Tontonan Yang Memberi Tuntunan



Berhibur tiada salahnya
Kerna hiburan itu indah
Hanya pabila salah memilihnya
Membuat kita jadi bersalah
(Raihan)

Ingat lirik nasyid Raihan ini? Nasyid ini isinya tentang selektif memilih hiburan agar tidak terjerumus pada hal yang salah. Kegiatan saya yang sehari-hari mengurus keluarga kadang membosankan dan butuh hiburan. Walau saya tahu pahalanya besar, karena salah satu jihadnya seorang wanita itu mengurus keluarganya. Tapi saya juga manusia biasa yang punya perasaan marah, sedih, bosan. Makanya saya mencari kegiatan lain untuk menyeimbangkan diri, misalnya ngeblog.

Kalau lagi bosan ngeblog, kadang-kadang saya nonton. Saya termasuk jarang sekali pergi ke bioskop. Terhitung hanya sekitar 2 atau 3 kali saya ke bioskop. Saya lebih suka nonton di rumah waktu televisi masih belum rusak. Sekarang, kalau ingin banget nonton, saya search di youtube.

Saya biasanya suka semua genre film. Komedi, aksi, drama, horror, dan yang lainnya (walau seringnya sih drama). Asal….tontonan itu selain menghibur juga memberikan tuntunan. Artinya, ada hikmah yang bisa diambil dari sebuah film. Saya juga biasanya lebih suka nonton setelah ada referensi dari orang lain bahwa film ini menarik dan sebagainya.

Ini nih film-film yang masih membekas di hati saya.


Saya nggak pernah nonton film korea. Begitu masuk grup KEB pun dan banyak emak yang posting film korea ini itu, saya tak sedikitpun tertarik. Bukan apa-apa, film korea pasti banyak yang bagus juga. Tapi duduk menonton film dan menyimak jalan cerita sebuah film butuh konsentrasi dan waktu sekitar 2 jam. Seringkali saya tak punya waktu untuk itu.

Namun, suatu hari saya baca statusnya Irma Senja yang katanya anaknya nangis ketika melihat film korea berjudul Wedding Dress. Banyak komen di thread statusnya mba Irma itu yang bilang film ini banyak menguras air mata karena sedih banget. Saya jadi penasaran dan search di youtube, nyempetin waktu pula untuk nonton film bergenre drama keluarga ini. 

Setelah saya nonton sampai akhir, hiks hiks..memang bikin hujan air mata. Ceritanya tentang seorang ibu yang terkena kanker yang bekerja keras mencari uang demi anaknya yang bernama Soba. Soba seringkali bersikap nakal karena ingin mencari perhatian ibunya, biar ibunya dapat meluangkan waktu untuknya. Saat sang ibu sadar waktunya tinggal sedikit dan Soba tahu ibunya sedang sekarat, mereka pun meluangkan waktu bersama sesering mungkin. Sampai akhirnya ajal menjemput sang ibu.

wikipedia

Pantas Sean menangis, karena mungkin ia teringat mamanya –mbak Irma- yang pernah divonis kanker. Saya pun banjir air mata dan jadi berkaca pada hidup sendiri. Mungkin tak banyak yang tahu kalau saya pernah terkena infeksi kelenjar getah bening setelah melahirkan anak kedua. Dokter sih menyebutnya tumor kelenjar getah bening. Tapi entah kenapa itu terlalu berat didengar buat saya. Tumor itu kecil. Saya lupa ukurannya, pokoknya kecil, tapi masih bisa teraba tangan. Walau kecil, sukses membuat saya sakit kepala berbulan-bulan, cepat lelah dan cepat emosi, batuk tiap malam jika udara dingin. Dan menurut referensi yang saya baca, bisa juga berakibat pada berkurangnya ingatan.

Pada saat itu, seringkali saya mohon sama Allah untuk mengakhiri hidup saya saja. Nggak ada gunanya saya hidup kalau tiap hari merasa tak berguna, marah-marah tak jelas pada suami dan anak. Kasihan mereka. Untung Allah SWT masih memberi kesempatan pada saya. Saya berobat, mengetahui penyebab masalah saya dan insyaallah sekarang sembuh. Saya harus terus menjaga kesehatan agar tidak kambuh. 

Sungguh, sehat itu nikmaaaaat ya Allah. Saya bisa keluar rumah dan tersenyum saat berpapasan dengan orang. Saya bisa mengurus keluarga saya. Saya bisa ibadah dengan tenang. Saya bisa ngeblog. Saya bisa melakukan apapun. Maka, peliharalah sehat sebelum sakit, teman! Itu ajaran Nabi SAW yang seringkali kita abaikan. Manusia memang seringkali lalai dan harus dinasihati terus. Wedding Dress secara nggak langsung mengingatkan kita semua terutama para ibu untuk jaga kesehatan. Kalau sudah sakit bukan hanya karir yang jadi korban, namun buah hati kita juga.


Saya suka beberapa film bergenre religi dari negeri tercinta, seperti Haji Backpacker, 99 Cahaya Di Langit Eropa, dan Laa Tahzan. Ketiga film itu selain pesannya bagus, juga setting filmnya yang sangat indah. Hijrah Cinta ini filmnya sederhana menurut saya, settingnya pun di Indonesia di lokasi rumah. Namun sukses membuat saya berurai air mata.

Film ini diangkat dari kisah nyata (almarhum) ustadz Jeffry Al Buchory (Uje). Dulu sebelum jadi ustadz, beliau adalah model dan sempat terjerumus pada narkoba. Istrinyalah, Umi Pipik, yang berjuang membantunya keluar dari jeratan narkoba dengan berbagai cara. Umi Pipik menemani Uje berkonsultasi ke dokter. Setiap Uje kambuh, Umi Pipik menyeret Uje ke kamar mandi dan menyiram Uje dengan air. Kehidupan ekonomi mereka pun dimulai dari bawah, mulai dari berjualan kue-kue di depan rumah.

Wikipedia

Setelah menjadi ustadz, Uje banyak menasihati orang untuk kembali ke jalan yang benar ke jalan Tuhan. Uje selalu mengingatkan bahwa semua perbuatan kita di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Uniknya, Uje itu bisa masuk ke semua kalangan, ramah pada semua orang, dan humoris. Mungkin itu yang membuat apa yang disampaikan Uje tidak terkesan menggurui. Selain itu, suara Uje saat melantunkan ayat suci Alquran merduuuuu sekali, tanpa melewatkan tajwidnya.

Saya mungkin termasuk salah satu penggemar Uje. Tidak fanatik, tapi..ya saya suka kalau orang menyampaikan kebenaran dengan cara lembut, tanpa menggurui, dan tidak berlebihan dalam bercanda. Walaupun saya juga tidak selalu mengikuti seluruh ceramahnya.

Film diakhiri dengan menginggalnya Uje dan tangisan Umi Pipik pun pecah. Uje meninggal saat pulang dari rapat para ustadz, insyaallah husnul khatimah. Masih teringat mungkin di benak kita ratusan bahkan mungkin ribuan orang menshalatkan jenazah Uje di Mesjid Istiqlal. Melihat tayangannya saja saya merasa sedih, haru dan takjub. Uje telah masuk ke dalam hati banyak orang.

Lah saya? Ustadzah bukan, ibadah masih belajar, menghadapi masalah kadang dengan emosi, tapi pengen husnul khatimah juga. Apa mungkin? Itu yang jadi pertanyaan dan PR besar saya. Hidup ini begitu singkat. Setiap hari seharusnya menjadi amal saleh untuk bekal di akhirat nanti. Bekerja dengan niat ibadah mencari nafkah pun sudah menjadi amal saleh yang insyaallah dicatat malaikat Rakib.

Itulah 2 dari beberapa film yang menginspirasi saya. Kamu, film apa yang menginspirasi hidupmu?

Postingan ini diikutsertakan dalam Evrinasp Second Giveaway: What Movie are You?




18 comments :

  1. saya juga tidak suka nonton mba...saya blum pernah nonton hijrah cinta..jd penasaran nih..sukses GA nya y mba :-)

    ReplyDelete
  2. Aku jadi penasaran sama wedding dress. Hijrah cinta belum nonton, padahal udah tayang di tipi yaa dan padahal yang berperan jadi Uje ponakanku dewe (anaknya sepupu) >.<

    ReplyDelete
  3. Kontras juga ya....Dari korean lovers.. Juga religius lovers... :) dari yg sedih2.. Cinta2an.. Rupanya jatuh hati juga ke genre filosofis agamais...:)

    ReplyDelete
  4. Saya gak bisa bendung air mata pas nonton ni film wedding dress. T^T

    ReplyDelete
  5. semua film jalan-jalan sih yang bisa menginspirasi saya :D

    ReplyDelete
  6. Saya penyuka film action, adventure. Film Indonesia juga suka, tapi kebanyakan masih pilih-pilih karena tau sendiri film indonesia banyak yang lebay dan kurang mendidik.

    ReplyDelete
  7. Aku suka banget sama novel nivel nya andrea hirata termasuk film nya, sayang belum semua nya yang di film kan.. Aku film indo cuma suka dari novel andrea hirata aja makk.. Selebihnya film barat dan korea hahaha..

    ReplyDelete
  8. Saya pernah nonton The Wedding Dress...inspiratif banget memang..

    ReplyDelete
  9. kalo film yang paling inspiratif ... ituuuu apa yah dari sekian banyak film yang saya tonton baik legal maupun ilegal,,, saya pilih Merry Riana :)

    ReplyDelete
  10. wedding dress bikini sesenggukan hehehe

    ReplyDelete
  11. Waah baru tahu Mbak Kania pernah kena tumor kelenjar getah bening. Alhamdulillah banyak mengambil hikmahnya ya Mbak. Mudah2an Mbak selalu sehat yaa

    ReplyDelete
  12. Jadi penasaran sama wedding dress...

    ReplyDelete
  13. wedding dress kayanya gak sanggup nonton mbak, bakalan nangis bombay aku, semoga lekas sembuh ya mbak dan tidak kambuh lagi, makasih ya atas partisipasinya

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...