Rumah Dengan Ventilasi Kurang Maksimal Bisa Tetap Nyaman Dengan Memasang Alat Ini


Tidak terasa, sudah tujuh tahun lebih saya dan keluarga kecil saya menghuni rumah yang sekarang. Setelah kurang lebih tiga tahun mengontrak rumah di daerah Jakarta Selatan, saya dan suami memutuskan untuk mencicil rumah di pinggiran Jakarta, tepatnya di daerah Tangerang Selatan. Capek juga saat harus pindah dari rumah kontrakan satu ke rumah kontrakan lain dan beradaptasi lagi saat memasuki lingkungan yang baru.


Banyak pertimbangan yang kami pikirkan saat akan membeli rumah, karena rumah tersebut akan kami tempati lama, mungkin seumur hidup kami. Diantara hal yang kami pertimbangkan adalah:

Rumah tanpa ventilaai maksimal tetap nyaman dengan pasang AC

  1. Biaya
Biaya adalah hal yang pertama yang kami pertimbangkan dalam membeli rumah. Saya Cuma berempat sekeluarga. Jadi, kebutuhan kami memang rumah yang minimal berkamar dua, ada dapur dan ruang tamu, serta kamar mandi. Itu mungkin sudah cukup. Standar untuk rumah dengan spesifikasi tersebut pada saat itu (sekitar tahun 2008-2009) sekitar 200 sampai 500 jutaan.

  1. Lokasi
Lokasi adalah hal berikutnya yang kami pertimbangkan. Lokasi rumah yang kami idamkan haruslah dekat dengan akses transportasi, karena suami saya bekerja di Jakarta. Sementara, saya sendiri kurang mobile karena tidak bisa mengendarai mobil atau motor.

  1. Kenyamanan
Rumah adalah tempat kembali semua anggota keluarga dari aktivitas di luar rumah. Oleh karena itu, sebaiknya kita memilih rumah dengan suasana yang nyaman. Banyak hal yang membuat rumah nyaman untuk penghuninya. Misalnya saja yang umum, seperti sanitasi, ventilasi, pencahayaan, termasuk karakter penghuninya sendiri bisa menentukan kenyamanan rumah.

Butuh setahun lebih bagi kami untuk mencari rumah yang sesuai. Dan setelah banyak berikhtiar, Alhamdulillah kami menemukan rumah yang sekarang ditempati di sebuah komplek perumahan di daerah Tangerang Selatan. Dari segi biaya, rumah tersebut cukup murah dibanding rumah lain di komplek tersebut. Dari segi lokasi, hanya sekitar 20 menit ke stasiun kereta api terdekat dan 17 menit ke pintu tol terdekat. Bahkan, rumah tersebut hanya beda blok dengan rumah kakak ipar saya! Sungguh rejeki berlimpah dari Allah SWT!

Memang sih, dengan harga yang murah, kondisi rumah dalam keadaan banyak yang bocor yang jelas tidak nyaman untuk penghuni rumah. Ventilasi pun kurang maksimal, keluar masuk udara hanya mengandalkan dari dua buah jendela di bagian depan rumah. sementara itu, pencahayaan hanya didapat dari jendela depan dan jendela fiber di atap dapur. Juga, terdapat banyak bekas paku karena penghuni lama memasang AC di seluruh ruangan rumah kecuali dapur.

Ketidaknyamanan itu kami atasi secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan. Pertama-tama, kami membetulkan atap yang bocor terlebih dahulu agar air hujan tidak masuk rumah, dilanjutkan dengan mengecat rumah. Untuk mengatasi pencahayaan dan ventilasi yang kurang maksimal, saya kadang membuka pintu depan lebar-lebar terutama saat pagi dan sore hari. Akibatnya, selain udara yang masuk, debu juga masuk. Rumah jadi cepat berdebu dan kadang bau dari luar rumah masuk, seperti bau sampah dan bau pembakaran sampah. Kalau sudah begitu, saya tutup pintu dan kadang membiarkan lampu menyala di siang hari terutama di ruangan yang sedang dipakai.

Rumah yang ventilasinya kurang maksimal bisa membuat sirkulasi udara terhambat. Menurut Dr.ong Kian Chung, Respiracy Speacialist Mount Elizabeth Hospital, dalam sebuah artikel di website cnnindonesia.com, di rumah juga terdapat polutan berbahaya seperti semprotan deodorant dan anti serangga, asap rokok dan lilin, serta debu mebel. Polutan tersebut bisa memperburuk kualitas udara di rumah. Hal ini tentu saja tidak baik untuk kesehatan karena manusia memerlukan oksigen untuk bernafas, dan hasil pernafasan merupakan energy untuk beraktivitas.

Sekali bernafas, rata-rata manusia menghirup 500 mililiter udara dimana 20% nya berupa oksigen. Dalam keadaan normal, manusia menghirup dan melepas udara sebanyak 20 kali. Paru-paru akan tersiksa, jika udara yang dihirup sehari-hari mengandung polutan berbahaya. Polutan dalam rumah bisa menyebabkan alergi, batuk terus menerus, sulit bernafas, bahkan kanker.

Pasang AC mengurangi alergi


Saya dan suami kebetulan sama-sama ada riwayat alergi sehingga kami berpotensi besar menurunkan alergi pada dua anak kami. Anak kedua kami, sempat mengalami gatal-gatal kemerahan di sekujur tubuh saat kami sudah pindah ke rumah yang sekarang. Dan itu berlangsung lama, tidak kunjung sembuh walau sudah saya berikan obat. Hal ini dikarenakan udara di dalam ruangan kamar yang lembab dan anak-anak mudah berkeringat sehingga menyebabkan kulitnya gampang terkena alergi. Memang kamar anak-anak tepat berada di ruangan tengah yang ventilasinya kurang, jadi kamar lembab dan banyak debu.

Akhirnya saya paksakan diri untuk lebih sering mengelap debu di seluruh rumah, lebih sering ganti seprai anak-anak dan membersihkan kamar mereka. Saya juga akhirnya memasang Air Conditioning (AC) di rumah terutama di kamar anak-anak. Setelah dipasang AC, kamar anak-anak jadi lebih sejuk dan anak saya yang memang senang bergerak jadi tidak gampang berkeringat. Berkeringat berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, jika cairan tubuh yang hilang tidak diisi ulang dengan baik. Dengan kata lain, memasang AC di rumah bisa menurunkan udara panas di dalam ruangan rumah dan melindungi penghuninya dari dehidrasi.

Memasang AC di rumah bisa membuat produktivitas penghuni rumah jadi meningkat juga loh. AC akan membantu penghuni rumah dari kelelahan karena panas dan stress. Konon, panas yang ekstrim bisa menyebabkan efek negative pada aktivitas fisik dan kecerdasan. AC membantu meningkatkan kinerja dengan menyediakan ruangan yang sejuk dan nyaman untuk bekerja maupun beristirahat. Setelah kamar anak-anak menggunakan AC, tidur mereka lebih nyenyak tanpa terganggu keringat berlebih karena udara panas. Gangguan serangga seperti nyamuk saat tidur pun berkurang sehingga kualitas istirahat mereka jadi lebih baik.

AC pada umumnya dapat menyaring debu, serbuk sari dan allergen lain. Selain itu, AC juga akan mengontrol pertumbuhan jamur dan lumut dengan cara mengurangi tingkat kelembaban. Hal ini menyebabkan kualitas udara di dalam ruangan rumah menjadi lebih baik, sehingga potensi alergi akan muncul pada saya dan anak-anak pun berkurang.  

Jadi, buat anda yang memiliki rumah dengan ventilasi kurang maksimal, anda tidak perlu khawatir. Tidak ada masalah yang tidak ada solusinya. Rumah masa kini terutama yang ada di kota-kota besar memang banyak yang memiliki ventilasi kurang maksimal karena keterbatasan lahan. Namun kita masih tetap bisa mengusahakan hidup sehat di rumah yang kurang maksimal ventilasinya dengan cara memasang AC sehingga rumah tetap nyaman untuk ditinggali.

Rumah nyaman dengan AC

Oh ya, bicara tentang AC, saya punya kabar bagus untuk anda. Saat ini, sedang berlangsung kompetisi #BeyondComforting yang diselenggarakan oleh Daikin untuk anda yang sering menggunakan AC. Anda bisa berpartisipasi dalam kompetisi tersebut dengan cara share foto dan cerita anda dengan tema “Bagaimana AC Membuat Rumah Anda Menjadi Sejuk dan Nyaman” di Instagram. Jangan lupa untuk mentag Instagram @Daikinindonesia dan menyertakan hashtag #BeyondComforting, serta tag dan mention 5 orang teman anda untuk ikut berpartisipasi.

Kompetisi #BeyondComforting berlangsung mulai tanggal 1 sampai 21 Agustus 2017. Anda bisa mengirim foto dan cerita sebanyak mungkin. Jangan sampai ketinggalan ya, siapa tahu anda menjadi salah satu pemenang yang beruntung mendapatkan hadiah berikut ini.

  • Juara 1 mendapatkan e-voucher senilai Rp4,000,000
  • Juara 2 mendapatkan e-voucher senilai Rp2,500,000
  • Juara 3 mendapatkan e-voucher senilai Rp1,000,000
  • 10 pemenang favorit akan mendapatkan e-voucher senilai Rp250,000
Hadiahnya menarik, bukan? Informasi tentang kompetisi #BeyondComforting selengkapnya bisa anda lihat di media sosial Daikin di link berikut ini http://bit.ly/beyondcomfortingcompetition. Selamat mengikuti!

Facebook: @daikinindonesia
Instagram: @daikinindonesia


Comments

  1. Woww... Hadiahnya ok bgt. Bisa u beli ac daikin yg baru. Makasi infonya

    ReplyDelete
  2. Enaknya anak-anak tidur di bawah AC banget. Pasti nyenyak deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih harus dipindahin ranjangnya biar ga terlalu dekat AC

      Delete
  3. AC memang sudah nenjadi kebutuhan ya saat ini bukan lagi barang yang mewah, apalagi saat ini banyak AC yg wattnya kecil sehingga lebih listriknya. Terimakasih sharingnya^^

    ReplyDelete
  4. Anak-anak kalau AC udah dinyalain langsung plek aja gt haha.

    ReplyDelete
  5. Pny rumah itu segimanapun bentuknya, pencapaian buat yg udah bekeluarga 😊 Kl masalah kesejukan, bs diatasi pk AC yg ramah lingkungan, aman buat anak & pastinya hemat energi, hemat biaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, yg pwnting nyaman buat penghuninya

      Delete
  6. Rumah kalau sejuk, mau beraktivitas apapun rasanya nyaman :)

    ReplyDelete
  7. Paling nyaman tinggal.dirumah sendiri Mba, meskipun kecil tapi punya sendiri. Ngga pakai pusing bayar kontrakan. Paling mikirin bayar cicilan hahaha tp khan milik sendiri. AC dirumahku harus ada Mba krn anak2ku ngga tahan gerah. Bisa rewel bobo tanpa AC.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sekarang mencicil insyaallah jd milik sendiri, sama mba anakku gampang gatel kalau keringT berlebih

      Delete
  8. Aihhh..sejuknya yang ada AC di kamarnya. Semoga bisa pasang di kamar saya juga nih. Amiiin..

    Eh apa ikut lombanya Daikin aja ya? Kali aja menang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin ikut juga ya mba lombanya

      Delete
    2. Baru berniat ikutan mbak. Semoga sempat :)

      Delete
  9. Tulisan bagus. Semoga menang, Mbak.

    ReplyDelete
  10. Ah jd pgn beli ac mak nia, secara nih bocah dan suami jg punya alergi debu,

    ReplyDelete
  11. Pgn ikutan tp waktunya tinggal sebentar lg ya

    ReplyDelete
  12. Good luck mbak, anak saya kalo tdr musti nyalain ac. Kecuali kalo lg g enak badan, dia memilih g pake ac

    ReplyDelete
  13. Ventilasi memang penting tapi klo misalnya tinggal di perumahan, yaaa harap maklum ya. Solusi pemasangan Ac, cara mudah memberikan kesejukan ya, Mbak

    ReplyDelete
  14. saya malah fokus sama ranjang yang susun itu
    kayak di dorm
    ada ACnya pula
    jadi berasa di hostel
    asyik mbak

    ReplyDelete
  15. Rumah memang sebaiknya memiliki ventilasi dan pencahayaan yang cukup ya Mbak.

    ReplyDelete
  16. Keren kak. Kreatif. Maju terus kak.

    ReplyDelete
  17. Wah, di rumah anak bunda, cucu siang dan malam kalau dia di rumah pasti pasang AC. Kalo giliran bunda bermalam di rumahnya, aarrgghhh...kedinginan pisan. Bunda sendiri di rumah Pamulang, siang jendela kamar di buka semua, malam baru mulai pasang AC, tapi ketika akan tidur bunda selalu matikan karena gak kuat dingin. Jadi AC bunda pasang di kala perlu aja.

    ReplyDelete
  18. saya juga paling gampang kena alergi, bisa bersin2 dengan mudahnya

    ReplyDelete
  19. memberli rumah memang perlu penuh pertimbangan, disesuaikan dengan jumlah keluarga, biasa tetap di sediakan satu kamar kosong, soal ventilasi yang kurang maksimal lalu di optimalkan dengan AC saya pikir langkah yang bijak juga, udara yang di hasilkan lebih bersih, tapi kurang bijak dengan isi dompet hehehe...(kalau untuk saya), selamat dengan rumah barunya

    ReplyDelete
  20. Dipikir-pikir pakai AC juga bisa meningkatkan kualitas tidur ya mbak. Apalagi bagi anak-anak, kasihan kalau tidurnya terganggu sama udara panas. Kalau tidurnya kurang nyenyak pasti susah bangun pagi deh.

    ReplyDelete
  21. Untung ada AC ya mba jadi biar nyaman untuk anak dan keluarga :)

    ReplyDelete
  22. Anak saya sering keringetan karena panas..kayknya kode juga biar dipasangin AC :D

    ReplyDelete
  23. Enak ya kalau rumahnya ber-AC. Apalagi kalau ventilasinya kurang bagus.

    ReplyDelete
  24. Itu penghuni sebelumnya pasang AC hampir di seluruh ruangan apa nggak boros yah.. hehe ^_^"

    ReplyDelete
  25. Enaknya bisa pasang AC. Karena masih ngontrak, sepertinya pakai AC-nya ditunda dulu.

    ReplyDelete
  26. Semoga inget dengan lomba ini. Udah dicatet. Mupeeeeeng lihat hadiahnya. :D

    ReplyDelete
  27. Goodluck ya mba. Rumah pake AC emang adem mba. Bikin betah. Hahaha

    ReplyDelete
  28. Mantep nih hadiahnya, bisa buat beli AC baru ini mah..hehe
    Kalau tempat tinggal sejuk itu rasanya nyaman, terutama untuk belajar..

    ReplyDelete
  29. Rumah pakai AC bikin sejuk, gak kepanasan.

    ReplyDelete
  30. Pang banget nih dimusim panas gini pake ac Sejuk, tapi listriknya gimana ya

    ReplyDelete
  31. Rumah ku banget mbak... Beli rumah tua, yang sumber udara nya cuma dari pintu dan jendela depan. Belum sempat renovasi karena belum punya duit hihihi...
    Ternyata AC tidak hanya sebagai pendingin ruangan ya... Banyak manfaat lain nya... Thank you infonya mbak...

    ReplyDelete
  32. Di rumahku jendelanya besar2 maklum tinggal di desa :)

    ReplyDelete
  33. bener mak, rumah yg pengap & panas bikin penghuninya gak betahan apalagi klo ada anak kecil, wuihhhh rewel mode on

    ReplyDelete
  34. AC emang bantu bikin segeran ya. Tapi kl aku biasanya ga kuat AC an seharian mb, jadi tar matiin, kl dinginnya udh abis, nyalain lagi, haha. Hemat listrik :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

3 Blog Masak Favorit

Berhijab Lebih Mudah Dengan Klip Jilbab Turkey

Kursus Menyetir Mobil di Bintaro