Mengapa Kau Ragu?

Pernahkah kamu berpapasan dengan seorang wanita, yang menggandeng anak seusia anakmu, berjalan berlawanan arah denganmu menuju mesjid tempat anak-anak mengaji, dan kamu ragu menyapanya? Padahal ia sama sepertimu, berkerudung menutup aurat. Mulutmu udah bersiap tersenyum, namun dia tak kunjung menoleh ke arahmu. Senyummu pun tertahan. Mengapa kau ragu untuk memulai menyapanya?

Pernahkah kamu melihat tetanggamu lewat depan rumahmu, yang rumahnya tak jauh dari tempat tinggalmu, yang mungkin suatu saat menolongmu, dan kau ragu menyapanya? Padahal ia saudara terdekatmu, setiap hari lewat depan rumahmu. Suaramu tertahan untuk sekedar bertanya hendak kemana. Mengapa kau ragu?

Ragu..enyahkanlah dari hatimu. Karena ia salah satu jalan masuknya syaitan untuk membisikkan niat jahatnya. Perbanyaklah zikir, amalkanlah ilmu agama, dan berdoa pada Yang Maha Kuasa agar ragu hilang dari hati.

#selfreminder

Comments

  1. Emmm, kalau tentang menyapa, saya mending nyapa duluan deh, Mba. Enggak menunggu disapa. Hehehe

    Ragu dalam kayak gini kadang bikin image negatif. Dikira sombonglah atau apa.

    Mbaaaaa, ikut giveaway di blog saya dong. True story berdasarkan tema, lalu dikaitkan dg fitur lumia bernama live tiles. Enggak harus punya porduknya koq. Hehehe

    Cek di idahceris.com, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh..kirain harus punya produknya dulu...iya ntar cari info dulu yaaa

      Delete
  2. Saya juga bukan termasuk orang yang suka nyapa orang duluan kalau ketemu lho mak, tapi apa karena ragu ya..kayanya sih bukan mak, tapi karena emang karakter saya aja yg gitu -_- seringkali gak pandai berbasa-basi.. Saya orangnya gak luwes, tapi orang suka ngira saya cuek, sombong, atau jutek..padahal gak maksud gitu :p

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

3 Blog Masak Favorit

Berhijab Lebih Mudah Dengan Klip Jilbab Turkey

Benzyl Alcohol Dalam Dove White Beauty Bar, Halal Atau Haram?