Posts

Showing posts with the label Renungan

Sering Merasa Cemas, Coba lakukan Hal Berikut!

Image
Dalam hidup ini, manusia selalu dihadapkan pada berbagai ujian. Sebagian orang bisa menghadapinya dengan biasa saja dan menganggapnya sebagai bagian dari ujian hidup, namun sebagian lagi menghadapnya dengan rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas yang berlebihan bisa membuat kesehatan mental terganggu dan akhirnya menyebabkan hal yang lebih serius seperti anxiety. Rasa cemas berlebihan banyak dirasakan sebagaian orang saat ini, yang juga termasuk dampak dari pandemi Covid yang berpengaruh pada berbagai hal. Pandemi telah menyebabkan masalah pada kesehatan, ekonomi, hubungan, dan sebagainya termasuk menyebabkan kesehatan mental yang salah satunya ditandai rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas yang terus menerus tidak bisa dibiarkan saja dan mengganggu aktifitas kita. Kalau perlu, periksakanlah diri ke psikolog atau psikiater. Selain itu, untuk umat islam, Alquran sudah memberi petunjuk atau obat untuk mengatasi cemas yang berlebihan dengan cara menghadirkan ketenangan dalam hidup dala...

Tentang Panggilan

Image
  Spontan aja menulis quote di atas ketika sedang merenung tentang kematian yang sering terjadi saat ini di sekitar kita, entah karena korona atau tidak.  Usia sudah gak muda lagi, tapi eh alhamdulillah masih ada yang panggil kakak, bikin bahagia.  Ada juga yang panggil mba, panggilan yang umum dari yang lebih tua atau sebaya.  Ada yang manggil teteh karena tau dari daerah Jawa Barat.  Ada yang manggil ibu, terutama di lingkungan sekolah anak.  Aih, warna-warni hidup itu ya.  Tapi... Ketika mendengar satu demi satu berita duka orang yang tiada, Tiba-tiba terlintas begitu saja di pikiran. Suatu saat, kita pun mau tak mau, siap tak siap, akan mendapat panggilan almarhum atau almarhumah karena Allah SWT mencabut ruh kita.  Hiks, kematian itu pasti, tapi rasanya amalan yang akan jadi bekal sangat minum. Hanya berharap kasih sayang Allah SWT saja agar menyelamatkan kita dari siksa kubur & neraka. 

Agar Rumah Tangga Seperti Surga

Image
Hari Minggu tanggal 12 Februari kemarin saya menghadiri ta’lim di masjid Villa Bintaro Regency, Pondok Aren, Tangerang. Ta’lim yang diselenggarakan oleh POMG SMA Izada, Tangerang Selatan, ini terbuka untuk umum dengan tema “Baiti Jannati” (Rumahku Surgaku). Narasumber ta’lim adalah Syekh Ali Jaber, seorang imam masjid Madinah yang kini tinggal dan berdakwah di Indonesia. Tak ada rumah tangga yang sempurna. Tak ada suami yang sempurna. Tak ada istri yang sempurna. Hidup di dunia memang penuh ujian, namun taka da ujian yang sia-sia karena jika bersabar balasannya adalah surga. Maka fokuslah pada kebaikan pasangan kita dan tidak menyibukkan diri dengan mengungkit kejelekannya.

Perjuangan @nyirocker Melawan Kanker

Image
@nyirocker, akun ini saya temukan di aplikasi Opensnap yang baru saja saya install. Dari foto-foto miliknya, saya tahu ia pernah mengunjungi Waroeng Mee Sudirman, tempat makan yang juga pernah saya kunjungi. Lalu saya berfikir, jangan-jangan kita pernah bertemy dan tidak ngeh satu sama lain. Jangan-jangan kita berada di komunitas blogger yang sama karena Waroeng Mee pernah mengundang para blogger untuk launching perdananya. Tanya saya belum terjawab dan kami hanya saling follow. Mbak Deasy aka @nyirocker

3 Quote Islami Tentang Jannah

Image
Akhir-akhir ini saya lagi seneng mencari dan baca-baca tentang quote-quote islami yang bisa membangun jiwa. Dua hari ini saya memang lagi kedatangan 'tamu' jadi gak bisa shalat atau baca Alquran untuk menenangkan hati. Yang bisa saya lakukan adalah zikir sambil ngerjain pekerjaan rumah tangga, mau baca buku kok buku yang ada tebel banget ya. Jadi aja saya baca-baca quote islami yang pendek-pendek namun cukup untuk menjadi pengingat diri. Momen Ramadan ini, harus benar-benar digunakan untuk merenung, beribadah, dan melakukan hal-hal yang baik. Kali ini saya pilih 3 quote islami tentang jannah (surga). Semoga ini bisa mengingatkan kita semua untuk tetap taat sama Allah SWT dan mendapat kasih sayang serta jannah-Nya ketika 'mudik' ke kampung akhirat kelak. Aaamiin.

Pelatihan memandikan Jenazah

Image
"Alangkah baiknya, ketika orang yang kita cintai tiada, kita sendirilah yang mengurusnya..." Begitu kira-kira kata yang saya ingat dari seseorang di pengajian bertahun-tahun lalu. Beliau adalah orang yang sudah biasa mengurus jenazah. Beliau sering bercerita tentang pengalamannya mengurus jenazah baik yang menyenangkan maupun yang tidak. Dan ceritanya itu bukan untuk mengumbar aib orang yang sudah meninggal karena beliau tidak menyebutkan nama, tetapi agar kami semua mengambil hikmahnya dan mengingat kematian agar kehidupan diisi dengan kebaikan. Kata-kata itu menetap di dalam pikiran saya dan saya menyimpan keinginan untuk belajar bagaimana mengurus jenazah, seperti memandikan atau menshalatkan. Mungkin kita bisa baca sendiri di rumah lewat buku-buku keagamaan yang dimiliki. Namun, praktek langsung dengan ahlinya tentu lebih baik. Beberapa waktu lalu pada pertengahan Mei 2016 di mesjid komplek saya ada pelatihan mememandikan jenazah. Wah, ini kesempatan baik sek...

Blog of The Month KEB

Image
Assalaamu’alaikum teman-teman Rumah Maya Kania.. Sebenarnya saya lagi agak malas menulis beberapa hari ini. Tapi kalau tidak dipaksakan menulis dalam sehari, sulit sekali untuk memulainya lagi. Awal bulan ini, blog saya www.rumahmayakania.com   terpilih sebagai Blog of The Month Kumpulan Emak Blogger (KEB). Mau tidak mau, ini membuat saya sedikit merenung. Aish, malu nih dapat penghargaan. Apa pantas saya menerimanya. Padahal, tulisan saya rasanya biasa-biasa saja. Padahal, ada sebagian tulisan di blog ini bukan tulisan saya melainkan tulisan content replacement dari sponsor. Di balik kegiatan menulis saya, ada banyak kekurangan saya yang tidak terpublikasikan. Ada banyak hal yang terus saya pelajari. Ada beberapa hal yang ingin saya coba lakukan dan raih, atau bahkan saya menyerah sama sekali. Ada berbagai emosi yang dituliskan atau saya simpan sendiri. Ada anak-anak dan suami yang seringkali waktu untuk mereka saya minta. Agar saya bisa menjelajahi dunia maya,...

Diam Itu Emas?

Image
  Diam itu emas ? Entahlah. Bagi saya diam itu berarti menyembunyikan perasaan sebal saat seorang teman di masa SMA berceloteh tiada henti, bertanya ini itu, dan berkeluh kesah. Lau dia mengagumi sikap diam saya. "Aku kagum sama kamu, kamu orangnya tenang sekali". Lalu saya merasa bersalah. Penghargaan itu tidak seharusnya menjadi milik saya. Saya seharusnya bilang, "Saya sayang kamu teman, tapi tolong diam dulu dan tenang untuk sejenak". Diam itu emas ? Entahlah. Bagi saya diam itu berarti menyembunyikan rasa marah. Karena saya khawatir untuk mengucapkan kata yang tidak seharusnya. Padahal menurut seorang ahli healing, marah itu harus dikeluarkan (dengan cara yang tidak meruugikan tentunya). Misalnya berteriak sendiri di kamar, menangis sejadinya, berwudhu atau merubah posisi tubuh.

Apa yang akan kamu lakukan jika waktumu di dunia tinggal 8 hari?

Image
Kapan terakhir kali Kamu mengingat kematian? Pertanyaan di atas sedikit seram ya. Bagaimana tidak, kematian adalah saat dimana nyawa kita tercerabut dari raga. Kita tak akan bisa lagi menghirup udara segar di dunia. Kita tak akan lagi bisa bertemu dengan orang-orang yang disayangi dan teman-teman yang dicintai. Roh kita akan kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Kita akan menerima nasib abadi kita, tinggal di surga atau neraka! Saya biasanya akan teringat kematian jika menghadapi 3 hal berikut ini. Pertama, sakit. Sakit itu tak enak sekali rasanya, walaupun c uma sakit gigi. Tiap malam harus menahan nyeri di mulut, makan tak enak, kepala nyut-nyutan, emosi jadi naik. Daripada marah-marah tak jelas dan anak-anak jadi korban, rasanya lebih baik saya menghilang ditelan bumi. Tapi tentu saja itu hanya perasaan buruk yang dihembus-hembuskan setan saat sakit. Makanya, ada hadist Nabi SAW yang mengingatkan umat Islam tentang 5 perkara sebelum 5 perkara. Salah satunya adalah ...

Belajar Mengatasi Rasa Marah

Image
Pernahkah kamu merasa marah? Pernahkah kamu merasa pendapatmu paling benar dan orang lain tidak? Pernahkah kamu merasa inginnya begini tapi yang terjadi malah begitu? Pernahkah kamu marah sampai dadamu terasa panas karenanya? Saya pernah. Saya pernah marah. Saya berhijab dan saya marah. Karena saya manusia, bukan malaikat. Pada beberapa kasus, saya marah karena merasa tidak mendapat keadilan (versi saya). Namun saya sadar, marah itu harus dikelola agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.  Rasakan kemarahan Coba rasakan kemarahanmu. Rasa panas di dada, sungguh tak mengenakkan. Tanya kepada diri sendiri, kenapa sih marah. Kenapa saya harus marah? Kenapa rasa ini harus ada di dada? Kalau perlu, luapkan rasa marahmu. Tapi ada syaratnya, jangan langsung di depan orangnya (dulu) karena bisa merugikan diri sendiri. Kalau kata teh Irma Rahayu dalam seminarnya sih, meluapkan rasa marah bisa dengan berteriak dan nangis di dalam kamar sendirian. Setelah itu baru...

Tamu Dari Andalusia

Image
Beberapa waktu lalu, masjid komplek saya kedatangan tamu. Namanya ustadz Yasin Maymir. Siapa sih beliau? Nama lengkapnya Yasin Maymir Carlo. Lahir di Carasas, Venezuela, pembawaannya begitu dewasa. Beliau berani memutuskan menikah di usia 20 tahun. Sekarang tinggal di Granada, Spanyol, bersama istri dan 2 putrinya, Surur (4 th) dan Aliya Nurtin (2 th). Istrinya -Fatima Margarit- adalah putri dari Syech Umar Felife Margarit, seorang mursyid thoreqot naqshbandiyya nazimiyya . Yasin Maymir   saat ini merintis usaha di bidang Travel Muslim Andalusia ( erentour.com ). Beliau juga seorang Ahli sejarah Islam di Andalusia. Beliau aktif di kegiatan Tasawuf, penggiat dzikir, sholawat dan qasidah Andalusia. Setiap hari sabtu beliau memimpin dzikir Ibu-Ibu Majlis Taklim di Granada. Beliau tak akan memejamkan mata di waktu malam, sebelum mengakhiri kegiatannya hari itu dengan dzikir sekitar satu jam. Beliau bangun untuk tahajud, sholat shubuh dan menutup dzikir subuh dengan surat AL...

Renungan Hari Lahir

Image
Usia yang bertambah adalah pertanda Satu dua helai uban yang tumbuh adalah pertanda Gigi yang tanggal adalah pertanda Penglihatan yang berkurang adalah pertanda Pendengaran yang menipis adalah pertanda Kulit yang keriput adalah pertanda

Bagaimana Kita Mengisi Ramadhan

Image
Kita sering mendengar sebuah hadist yang mengatakan bahwa tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Sebenarnya hadist itu adalah hadist dhaif, artinya tidak pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW. Justru, pada bulan Ramadan Allah SWT menyuruh manusia untuk banyak beribadah karena banyaknya keutamaan di bulan suci ini.  Lalu, bagaimana kita seharusnya mengisi Ramadan kita? Menurut Amir Faishol Fath, pakar tafsir Alquran dan konsultan rumah tangga sakinah, kita bisa mengisi Ramadan dengan hal-hal berikut:

Lepas Dari Narkoba, Sosok Ini Jadi Inspirasi Banyak Orang

Image
Pipik mengenal Jeffry saat ia masih menjadi seorang model. Ia sering melihat penampilan Jeffry di layar kaca. Jeffry yang seorang actor memang tampan dan berbakat. Pipik diam-diam mengagumi sosok Jeffry. Pipik dan Jeffry pun berkenalan meski awalnya ditentang Gugun dan Widi, sahabat Pipik, karena Jeffry dikenal sebagai pecandu narkoba. Namun Pipik bersikeras, dia yakin Jeffry adalah orang yang baik. Begitu yang terlintas di pikiran Pipik saat pertamakali melihat Jeffry. Suatu hari, rumah kos Pipik bermasalah dan digerebek polisi. Jeffry menawakan Pipik untuk tinggal di rumahnya. Pipik pun mengiyakan. Karena takut ada fitnah, ibunda Jeffry meminta Pipik dan Jeffry menikah. Saat itu, keimanan keduanya diuji. Pipik dan Jeffry membutuhkan dana untuk menikah. Pipik yang sudah berhijab harus rela membuka hijabnya lagi agar ia mendapat job menjadi model. Penghasilan sebagai model itu akan digunakannya untuk biaya nikah.

Bagaimana Perasaanmu?

Image
Bagaimana perasaanmu saat seorang wanita datang ke rumahmu sambil menangis, ia bilang adiknya perlu biaya berjuta-juta untuk ujian dan dia tidak memiliki uang sebesar itu. Bagaimana perasaanmu saat wanita itu bilang ibunya juga butuh biaya untuk pengobatan? Bagaimana perasaanmu saat wanita itu mengeluh tentang penyakit darah tingginya yang sering kambuh? Bagaimana perasaanmu saat wanita itu menawarkan harta bendanya untuk digadaikan padamu agar ia bisa membiayai ujian adiknya? Bagaimana perasaanmu saat wanita itu mengeluh tak bisa membelikan anaknya ini itu?

Berteman Dengan Si 'dia'

Image
Helai demi helai 'dia' datang, sempat membuat saya resah. "Tolong cabut, nak" begitu kata saya pada si sulung. Si bungsu ikut-ikutan menyibak rambut saya. Berasa nostalgia, dulu bapak dan mamih juga suka menyuruh saya mencabutnya. Saya asyik sekali menyibak helaian rambut bapak dan mamih untuk mencabut si 'dia'. Namun, saat 'dia' makin banyak, saya menyerah dan berhenti. Begitu pula bapak dan mamih, menyerah dan berhenti menyuruh saya mencabut 'dia'.  Sempat saya dengar, bahwa seorang muslim dilarang mencabut 'dia'. Namun saya cuek dan tak mencari tahu. Pokoknya saya tak ingin 'dia' mengganggu penampilan saya. Saya tak mau orang di dekat saya bilang, "Kok rambutnya...." Disitu kadang saya merasa...sedih dan kesal!  Suatu hari saya pun tergerak mencari tahu tentang larangan mencabut si 'dia' ini. Akhirnya saya menemukan ayat Alquran berikut ini: 

Hanya Allah SWT Yang Tahu Balasan Sedekah Seorang Hamba

Image
Sedekah berasal dari kata As Shidiq , artinya jujur. Muslim dan muslimah yang bersedekah berarti dia membuktikan kejujurannya dalam beragama. Betapa tidak, harta yang merupakan bagian yang dia cintai dalam hidupnya, harus dia berikan ke pihak lain. Bersedekah adalah sifat orang beriman. Orang yang bersedekah akan mendapat kebaikan, sebagaimana firman-Nya dalam Alquran: Kalian tidak akan mendapatkan kebaikan, sampai kalian infakkan apa yang kalian cintai." (QS. Ali Imran: 92)   Keajaiban Sedekah Sering kita mendengar kisah-kisah tentang keajaiban sedekah bagi orang yang melakukannya. Padahal, secara matematis justru hartanya berkurang karena diberikan pada orang lain. Ternyata, Allah sudah mencatat keajaiban sedekah ini di dalam Alquran. Rasulullah SAW juga menegaskannya kembali dalam berbagai hadist. Berikut beberapa keajaiban sedekah yang saya rangkum:

Jangan Buang Dulu Tulisan Curhatmu!

Image
Saat kamu lagi sedih, marah, kecewa, dan kesal karena orang lain, pernahkah kamu tuliskan segala perasaanmu dalam sebuah kertas atau diketik di komputer? Lalu, setelah beberapa lama, kamu lihat lagi tulisan itu. Apa yang kamu rasakan? Geli, jijik, malu, merasa lebay, mungkin. Lalu kamu sobek-sobek atau delete tulisanmu. Jadi ingat, saya dulu punya diary semasa SMA. Kini diary itu sudah musnah saya bakar. Malu sekali ketika membacanya lagi. Eit, tunggu, jangan delete dulu tulisanmu ya! Tulisan curhatmu bisa bermanfaat untuk orang lain dan pengingat diri, jika kamu merombaknya menjadi sebuah tulisan motivasi atau nasihat. Bagaimana caranya? Lakukan tahap ini: 

Komunitas Ini Membuat Saya Rajin Baca Alquran

Image
Saya ini orangnya cenderung lebih mudah bekerja sendiri, tapi bukan berarti tidak bisa bekerjasama dalam tim. Saya suka jalan sendiri, tapi bukan berarti tak suka pergi berramai-ramai bersama yang lain. Saya suka menyendiri, tapi bukan berarti harus diam saja ketika berkumpul dengan orang lain. Ya, itulah saya. Kadang bisa menempatkan diri dalam sebuah situasi, kadang juga tidak. Maka, ketika seorang teman mengajak saya pada sebuah komunitas, saya tak langsung terima. Saya pikir-pikir dulu, apakah komunitas itu akan membawa manfaat buat saya, apakah saya bisa bergaul dengan orang-orang di komunitas itu, apakah ada uang yang harus dikeluarkan, dan sebagainya. Sang teman adalah orang yang sama yang menawari saya ikut arisan dan langsung saya tolak. Arisan, walau tak jelek, tapi bagi saya ikut satu arisan saja di lingkungan rumah sudah cukup. Bukan uangnya yang penting, karena nilainya mungkin bagi sebagian orang kecil, tapi manfaatnya yang utama. Saya bisa bertemu deng...

Air Hujan Membanjiri Rumah 3 Kali Dalam Setahun

Image
Hujan. Saya sempat trauma dengan kata ini. Bagaimana tidak, ia telah membuat rumah saya kebanjiran tiga kali di tahun 2014 ini. Pertama,   di bulan Januari. Hujan besar datang tiada henti menimbulkan keributan di atap rumah. Tak hanya itu, ia menerobos masuk lewat atap yang bolong karena terus menerus didesak air hujan. Lubang-lubang kecil di lantai juga mengeluarkan bunyi “blup blup blup”, tanda air mulai masuk. Lubang pengeluaran air di kamar mandi tak kuasa lagi menahan air yang merangsek masuk. Diserang air dari berbagai arah, rumah saya pun sukses menjadi kolam air alias banjir. Yang kedua, saya lupa bulan apa. Yang saya ingat, sore itu saya menanti suami pulang kerja dengan harap-harap cemas. Hujan belum juga berhenti, sementara air sudah masuk ke dalam rumah setinggi betis. Begitu sosoknya muncul di depan pagar sambil menenteng sepatu, saya langsung lega. Dalam kondisi seperti ini, keadaan apapun siap dihadapi asal ada teman seperjuangan.  Kami langsung ...