Wednesday, June 24, 2015

Benzyl Alcohol Dalam Dove White Beauty Bar, Halal Atau Haram?

Kemarin siang jam 3 sore, saya lagi asyik goreng ikan buat buka puasa. Mumpung anak-anak anteng, masak lebih awal. Tiba-tiba, ada yang teriak di halama. Seorang kurir berdiri di balik pagar, “Dari Dove bu!” Teriaknya. Oh ya, saya baru ingat beberapa waktu lalu mengisi form di internet untuk memperoleh sampel Dove White Beauty Bar. Kan lumayan, bisa mengurangi belanja rumah tangga untuk sabun.

Begitu kotak Dove White Beauty Bar dibuka, wanginya langsung menyeruak. Berhubung sedang mengingatkan diri agar lebih peduli pada produk yang aman dan halal biar berkah dan makin disayang Allah SWT, saya lihat ingredient di belakang bungkus Dove. Dan ada satu ingredient yang menarik perhatian saya: Benzyl Alcohol! Wah, saya pun langsung mencaritahu tentang si Benzyl alcohol ini. 

 


Alkohol Dalam Kosmetik

Menurut Pakar Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM,  Prof Zulies Ikawati, keberadaan alkohol sebagai pelarut dalam obat dan kosmetika sangatlah dibutuhkan. Alkohol jenis etanol dan metanol sangat baik sebagai pelarut bahan baku obat dan kosmetik. Ada di antaranya yang tidak dapat larut, kecuali hanya dengan alkohol.

Halal atau haramnya alkohol dalam kosmetik masih menjadi perdebatan ahli fikih. Mereka yang mengharamkannya beranalogi bahwa pemakaian kosmetika beralkohol sama dengan mengonsumsi khamar. Apalagi enam puluh persen dari jenis produk kosmetik, terutama produk perawatan kulit, akan diserap kulit dan masuk ke pembuluh darah. Akibatnya, zat-zat yang terkandung dalam produk tersebut akan mengalir dan diserap tubuh.

Ulama yang membolehkan kosmetik beralkohol beranalogi karena senyawa alkohol merupakan zat yang mudah menguap. Ada pula yang beralasan, derivat alcohol, yaitu etanol yang dipergunakan sebagai pelarut obat dan kosmetika sudah berbeda dengan derivat yang dipergunakan untuk campuran khamar. Keduanya juga mempunyai rumus kimia yang berbeda. Jadi, etanol sudah mempunyai zat yang berbeda dari khamar sekalipun berasal dari derivat yang sama.

sumber: coklateyes.my

Menurut Wakil Direktur Lembaga Pengawasan Pangan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Bidang Auditing, Ir Muti Arintawati Msi, tidak seluruh jenis alkohol diharamkan. Menurutnya, hanya kosmetika yang mengandung alkohol jenis ethyl alcohol (etanol dan methylated spirit) yang dinilai haram. Jenis ini banyak digunakan pada lotion aftershave maupun parfum wanita. Zat ini dapat diserap oleh kulit.

Menurut beliau pula, jenis cetyl alcohol dan cetearyl alcohol dikategorikan halal. Cetyl adalah alkohol yang terdiri atas molekul berantai panjang. Alkohol ini berbentuk padat sehingga tidak dapat diminum dan tidak dapat diserap kulit. Bahan ini juga tidak beracun. Sedangkan, cetearyl alcohol banyak terdapat pada kosmetik dan skin care. Cetearyl alcohol sebenarnya bukan benar-benar alkohol. Zat ini merupakan lilin (wax) yang teremulsi yang dibuat dari tumbuhan.

Benzyl Alkohol

Benzil alkohol diproduksi secara alami oleh banyak tanaman dan sering ditemukan dalam buah-buahan dan teh. Benzyl Alkohol ditemukan dalam berbagai minyak esensial termasuk melati, gondok, dan ylang ylang. Juga, digunakan sebagai bakterisida (membunuh bakteri) dalam formulasi perawatan pribadi dan tidak menyebabkan keracunan. Dr Mahvash Hussain dalam tulisannya di behalal.org mengatakan bahwa Benzyl Alkohol halal dalam pemakaiannya sebagai pelarut dalam kosmetik. 

sumber: vischem105blog.blogspot.com

Dalam sumber lain, disebutkan beberapa jenis alkohol yang halal digunakan dalam kosmetik selain benzyl alcohol, cetyl alkohol, dan cetearyl alkohol. Yaitu Stearyl alcohol, Phenoxyethanol, Oleyl Alcohol, Fancy alcohols, Denatured Alcohol, Lanolin/Lanolin Alcohol, Dimethicone dan Methicone.


Wallahua’lam. Sebenarnya asal semua zat termasuk alcohol adalah suci dan mensucikan. Ia menjadi haram ketika digunakan untuk bermabuk-mabukan. Lebiih jelasnya, bisa dibaca tulisan Muhammad Abduh Tuasikal (Alumni Teknik Kimia UGM, 2002-2007) di sini .

Sensasi mandi susu dengan Dove White Beauty Bar

Sedikit lega setelah mendapat informasi tentang Benzyl alcohol, saya pun mencoba sabun ini. Selain wangi, Dove white beauty bar lembut di kulit. Selain untuk wajah, bisa digunakan juga untuk seluruh tubuh. Beda dengan sabun lain, menggunaka Dove White Beauty Bar membuat kulit tidak terasa kesat setelah dibasuh air. Jadi harus sambil digosok kulitnya biar terasa bersih tak bersabun lagi. Mungkin ini karena kandungan susunya ya. Yang jelas, setelah menggunakan sabun ini, kulit terasa lembab dan segar. 



Dove White Beauty Bar, aman digunakan pada kulit sensitif, tidak menimbulkan alergi (hypoallergenic) serta tidak menutupi pori-pori (non-comedogenic). Dalam iklannya sih katanya dalam 7 hari memakai produk ini kulit akan terasa lembab, kenyal dan sehat.

Yang ingin dapat sampel Dove White Beauty Gratis, klik aja informasinya di sini. Buat Dove, tolong diperhatikan tanda halal di kemasan, karena ini sangat penting bagi kami yang muslim. 

Sumber referensi:






24 comments :

  1. waah... makasih infonya ya mba, memang dove bisa utk muka mba? hal2 sprti ini memang hrs diperhatikan oleh para produsen kosmetik ya, krn mayoritas penduduk Indonesia kan Islam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, walau aman produknya tanda halal tetap penting

      Delete
  2. Sebaiknya mulai baca2 ingredient kosmetik yg tdk ada label halalnya

    ReplyDelete
  3. Sekarang hampir semua ada alkoholnya mba, bahkan merk lokal seperti Viva sekalipun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, karena gunanya sebagai pelarut. tapi ada yg diperbolehkan ada yg ngga

      Delete
  4. Saya baru tau kalau dove boleh untuk muka juga..
    Makasih atas infonya ya mbak Ningsih

    ReplyDelete
  5. ternyata dove juga bisa buat muka yah mbak

    ReplyDelete
  6. Justru aku pake Dove ini jd kering bgt

    ReplyDelete
  7. terimakasih mba informasinya, jadi engga ragu deh mau pakai produk ini :)

    ReplyDelete
  8. Tetap harus di perhatikan ya Mbak urusan halal dan gaknya. Apalagi bulan ramadhan ini.

    ReplyDelete
  9. eh aq pake ini juga, sdh lama banget malahan u muka juga sejak foamnya ga dijual lagi. harapannya sih Dove mencantumkan logo halal MUI ya biar konsumen tenang

    ReplyDelete
  10. he he he
    baca ini secara ga langsung, tangan saya refleks ambil pon*s pembersih wajah di meja :)

    emang sih jadi dilema mbak
    tapi, sebagai umat kita bisa ikuti LPPOM-MUI bahwa ga semua alkohol haram...

    ReplyDelete
    Replies
    1. baiknya sih kalo emang halal ya diurus sertifikat halalnya ya biar tenang gitu :)

      Delete
  11. saya termausk suka pake Dove. Apalagi shampoonya :)

    ReplyDelete
  12. Saya kemarin habis ikut seminar ttg tema serupa yang diisi oleh dosen dr UGM sekaligus auditor LPOM MUI mbak.. kata beliau kalo alcohol dalam kosmetik itu gapapa, asalkan enggak diminum/di makan. hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...