Tuesday, September 20, 2016

Tips Membeli Buku Resep Secara Online

Belajar memasak bisa dilakukan dari mana saja. Mulai dari mengikuti kursus hingga belajar dari orang yang kita percayai, channel youtube, dan dari buku masakan. Tapi dari berbagai cara belajar memasak yang ada, belajar memasak lewat buku masakan tentu yang paling murah. Kita tidak perlu menunggu orang lain mengajarkan kita memasak, juga tidak perlu biaya mahal untuk kursus dan koneksi internet. Sebab kita hanya perlu membeli buku yang harganya puluhan ribu saja dan kemudian membacanya hingga praktek secara langsung. 

Sayangnya sekarang ini tak banyak ibu rumah tangga yang punya waktu untuk membeli buku masakan di toko buku. Contohnya saya, karena setiap hari ada saja pekerjaan rumah tanga yang harus dikerjakan sehingga tak sempat keluar rumah. Untuk antar jemput anak pun, saya percayakan sama layanan antar jemput dari sekolah. Nah, bagi ibu rumah tangga atau wanita karir yang sangat sibuk disarankan untuk membeli buku resep (sponsored post, lihat halaman Disclosure) secara online saja.


Tips Membeli Buku Resep Secara Online

Membeli buku masakan secara online sebenarnya ada dua jenis. Pertama adalah yang berbentuk fisik seperti buku pada umumnya. Jadi setelah selesai melakukan transaksi pembayaran, buku akan dikirim menggunakan jasa ekspedisi. Sedangkan yang kedua adalah bentuk ebook. Dimana setelah selesai bertransaksi, buku akan dikirim lewat email. Tentu saja buku yang kita terima dalam bentuk soft copy.  

Sebelum membahas kedua jenis buku masakan satu per satu ada baiknya kita ketahui tips membeli buku masakan secara online. Bagi teman-teman yang berencana membeli buku masakan secara online, lebih baik perhatikan hal berikut ini:

  • Ingin membeli dalam bentuk hard copy ataupun ebook, sebaiknya tetap pilih toko online yang terpercaya saja. Sehingga transaksi bisa lebih aman dan nyaman.
  • Karena membeli secara online, disarankan untuk membaca synopsis yang ada di bagian belakang buku resep. Lewat synopsis tersebut kita bisa mengetahui apa saja yang terkandung pada buku tersebut.
  • Lihat dan perhatikan harga yang tertera pada toko online. Cari tahu apakah harga tersebut sudah termasuk ongkos kirim atau justru belum termasuk.
  • Jika membeli buku masakan hard copy dari toko online, mintalah pada penjual untuk mengirim dengan jasa ekspedisi terpercaya. Sehingga buku tetap berkeadaan baik sampai di tangan kita.

Tips Membeli Buku Resep Secara Online

Itulah tips untuk teman-teman yang ingin membeli buku masakan secara online. Tipsnya memang sangat sederhana tapi sayangnya tidak semua orang mampu menerapkannya dengan baik.

Membeli buku dalam bentuk hardcopy tentu saja ada kelemahan dan kelebihannya. Antara lain:

  • Buku hard copy rawan cacat produksi.
  • Harganya bisa murah dan bisa mahal. Tergantung daripada isi resep di dalamnya.
  • Kita harus menunggu beberapa hari untuk bisa membaca buku masakan ini. Wajar saja karena buku dikirim lewat jasa ekspedisi.
Tetapi kelebihannya adalah buku ini mudah kita baca sambil mempraktekkan resep. Selain itu buku hard copy juga bisa disimpan dalam perpustakaan pribadi kita. Harga yang dikeluarkan sebanding dengan kualitasnya.

Ebook yang dibeli secara online memang tidak masalah. Asalkan isinya memang benar-benar berkualitas. Membeli ebook ada kelebihannya yakni bisa disimpan pada email Anda. Jadi ketika hilang masih memiliki cadangan file. Tapi kekurangannya adalah kurang nyaman untuk dibaca. Bahkan kadang harga ebook yang dijual online juga sama dengan buku dalam bentuk hard copy. Hal ini tentu sangat merugikan kita bukan?

Manakah yang cocok untuk dibeli sama teman-teman? Sebenarnya keduanya cocok untuk kita beli. Namun tentu saja kita  harus memperhatikan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tetapi yang paling penting adalah kita harus membeli sesuai dengan selera pribadi saja. Bagi yang ingin cepat mendapatkan buku resep lebih baik beli ebook. Sedangkan bagi yang ingin nyaman ketika membaca lebih baik beli saja buku hard copy.

12 comments :

  1. Sekarang gampang sih ya mau lihat resep tinggal buka hape,
    tapi lebih enak pake buku fisik...
    Kemarin bikin kukis liat hape bolak balik mulu pusing~ *belom pernah bikin sebelumnya soale* kalo pake buku lebih enyaak ga usah scroll2

    ReplyDelete
  2. Semula saya heran mengapa buku resep color lebih mahal. Setelah menjadi penulis buku saya baru ngeh jika biaya produksi buku berwarna memang lebih besar karena menggunakan kertas khusus (art paper)
    Terima kasih tipnya yang bermanfaat.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
  3. Kalau aku lebih suka beli di toko buku mbak. Buku masak kan bagus-bagus termasuk harganya. Bisa pilih-pilih. Tapi ya harus keluar kota dulu...hiks..hiks... Tapi saat ini semua jadi mudah dengan hape ya.

    ReplyDelete
  4. kalo resep menurut saya lebih enak berupa buku,dan saya blm pernah beli buku resep secara online :)

    ReplyDelete
  5. Baru2 ini aku lagi suka eksperimen resep baru teh
    Boleh ah rekomendasi blanja onlen ebooknya

    ReplyDelete
  6. Kalau saya mah belum pernah mbak beli buku secara online, tapi kalau nanti ada niat untuk beli buku secara online mungkin bisa dicoba tipsnya dari mbak.

    ReplyDelete
  7. jarang beli buku resep mbak kalo sayaa
    suka cari d google hiihi
    tapi saya jg pengen ngumpulin buku resep

    ReplyDelete
  8. Semua koleksi resep yg kubeli adalah hard copy. Kalo yg dr internet biasanya kudapat dari grup masak, dan kukumpulkan di evernote.
    Kalo mau praktik resep yg rumit, biasanya aku print dulu biar nda pusing scroll terus-terusan

    ReplyDelete
  9. Iya, kalau ada ebook yang harganya sama dengan harga buku versi cetak saya suka bingung. Apa memang standarnya begitu ya? He he

    ReplyDelete
  10. saya lebih suka buku resep yang hard copy mbak. dan ya, belum pernah beli buku resep online, lebih suka langsung ke toko biar puas lihat2 resepnya.

    ReplyDelete
  11. Kalo membuka-buka resep sambil masak, kalo saya kok cocoknya dengan buku edisi cetak, bila lupa langsung buka; meski yang ebook juga bisa langsung sih, tapi rasanya eman alat yang dipake untuk mbukanya, hehe...

    ReplyDelete
  12. Ohya, sekalian mohon izin, baru saja saya follow blog ini ya. Terima kasih...

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...