Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Perbedaan Cincin Kawin dan Cincin Tunangan


Selain dapat mempercantik atau meningkatkan kelas sosial pemakainya, rupanya cincin juga bisa berfungsi sebagai lambang ikatan, baik itu pertunangan atau pernikahan. Cincin yang melingkar menyimbolkan ikatan tanpa ujung, kekal, dan abadi. Inilah yang dikenal dengan cincin kawin. Namun, tahukah Anda bahwa selain cincin kawin ada juga istilah cincin tunangan? Apa saja perbedaannya? Simak penjelasan berikut.

Perbedaan Cincin Kawin dan Cincin Tunangan

1. Status cincin

Perbedaan pertama yang bisa cukup jelas terlihat adalah status dari pemakainya. Cincin tunangan menandakan bahwa seorang wanita sudah berkomitmen atau terikat dengan kekasih. Dengan begitu, seseorang bisa menjaga sikapnya terhadap wanita tersebut untuk membangun hubungan yang terlalu dalam. Namun, bukan berarti ketika mengenakan cincin tunangan orang tersebut sudah menikah.

Berbeda dengan cincin tunangan, cincin kawin disematkan di jari-jari pengantin sebagai tanda bahwa mereka sudah sah menjadi seorang suami istri, baik secara agama maupun secara hukum. Ada yang memilih menggunakan cincin tunangan sebagai cincin kawin. Namun, tidak sedikit yang membeli cincin baru karena statusnya yang lebih istimewa.

Cincin nikah


2. Waktu pemberian cincin

Selanjutnya, perbedaan antara cincin kawin dan cincin tunangan juga bisa dilihat dari kapan waktu pemberian cincin tersebut. Cincin tunangan diberikan ketika pihak pria melakukan acara lamaran. Jika wanita menerima lamaran tersebut, maka ia akan memakai cincin tunangan hingga waktu pernikahan tiba. Namun, pemberian cincin tunangan ini tidak bersifat wajib karena hanya digunakan sebagai tanda bahwa seorang wanita sedang berada di dalam sebuah ikatan.

Sedangkan itu, cincin kawin diberikan ketika upacara pernikahan berlangsung. Biasanya pengantin pria dan wanita akan saling memasangkan cincin di jari pasangannya satu sama lain. Ketika cincin sudah disematkan di jari, artinya pasangan tersebut sudah terikat sebagai seorang suami istri. Sebenarnya cincin kawin juga tidak wajib, tetapi karena momen pernikahan begitu spesial, sangat disayangkan jika hal ini ditiadakan.

3. Jumlah cincin

Cincin tunangan biasanya hanya akan diberikan oleh pihak pria kepada pihak wanita. Artinya, pihak wanita tidak memiliki keharusan untuk memberikan cincin kepada pihak pria. Meski begitu, jika memiliki dana yang cukup, biasanya keduanya saling memakai cincin tunangan. Di sisi lain, cincin kawin diberikan dalam bentuk sepasang sebagai wujud kepemilikan suami istri.

4. Berlian

Hal ini mungkin bukan suatu perbedaan yang mutlak karena tergantung dari kemampuan pihak pria. Biasanya cincin tunangan terdapat berlian yang berada di tengah cincin dan terlihat sangat mewah. Ukurannya berbeda-beda, mulai dari yang kecil hingga besar. Berlian ini digambarkan sebagai tanda bahwa pria sudah menyerahkan sepenuh hatinya untuk wanita yang ia lamar.

Cincin pernikahan umumnya memiliki bentuk yang lebih simpel dan sederhana. Hal ini karena cincin pernikahan akan lebih sering dipakai sehari-hari dan tidak etis jika terlalu mewah karena juga akan mengundang tindak kejahatan. Namun, ada juga yang menggunakan berlian pada cincin pernikahan. Hanya saja, porsinya tidak terlalu mencolok.

5. Posisi cincin

Perbedaan terakhir adalah posisi cincin tersebut dipakai. Biasanya cincin tunangan akan disematkan di jari manis tangan kiri, sedangkan cincin pernikahan dipakai pada jari manis tangan kanan. Namun, semua itu tergantung dari tradisi masing-masing daerah.

Itulah perbedaan yang cukup mendasar antara cincin tunangan dan cincin pernikahan. Jika Anda sedang mencari tempat untuk membeli cincin tersebut, Anda bisa mengunjungi www.diamondnco.id. Diamond & Co menyediakan berbagai pilihan cincin dengan model yang mempesona. Jadi, Anda tidak akan kesulitan mendapatkan cincin pernikahan dengan kualitas terbaik.

Comments

Popular posts from this blog

Creambath di rumah dengan Ellips Hair Mask

3 Blog Masak Favorit

Semakin Bersyukur di Usia Cantik