Harus Kebal, Ini Masalah atau Drama yang Sering Muncul dalam Proses Rekrutmen

 


Masalah atau sering disebut drama pada proses rekrutmen sering kali terjadi karena hal sepele. Inilah yang haru diantisipasi dan sudah seharusnya recruiter kebal terhadap beragam drama tersebut. Penggunaan tool untuk recruiter terbaik jadi satu cara jitu untuk mengantisipasi drama.

Bagaimana pun juga alat pembantu bisa mengatasi berbagai macam drama yang muncul. Sistem AI yang terintegrasi bisa secara otomatis membantu proses penyaringan. Lalu apa saja drama yang sering terjadi antara kandidat dan seorang recruiter?

Drama yang Sering Muncul saat Rekrutmen

Kesulitan dalam mencari kandidat dengan kualifikasi terbaik bisa saja terjadi karena drama yang tiba-tiba timbul. Tentu saja recruiter harus kebal dari drama ini agar fokus mendapat kandidat terbaik yang sesuai dengan kriteria perusahaan. Kenali drama yang berpotensi muncul berikut ini.

  1. Kandidat Tidak Membawa Dokumen Kelengkapan

Drama yang tidak jarang terjadi yakni kandidat tidak membawa dokumen kelengkapan. Apalagi dokumen kelengkapan tersebut sudah tertulis harus dibawa saat menghadiri wawancara. Kejadian drama pun dimulai saat kandidat mencari berbagai alasan.

Tidak jarang selain mencari alasan kandidat juga berputar putar melakukan negosiasi tidak berujung agar tetap bisa lulus. Bila hal ini terjadi langkah tegas seorang recruiter tentu saja harus dilakukan dengan tetap memperhatikan norma kesopanan.

  1. Datang Terlambat karena Hal Tidak Masuk Akal

Seorang recruiter tentunya telah susah payah membuat jadwal dan meluangkan waktunya hanya untuk proses penyaringan kandidat. Datang terlambat merupakan salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh seorang kandidat.

Ini juga bisa jadi salah satu bahan penalaran apakah nantinya kandidat ini akan bekerja tepat waktu atau tidak. Karenanya negosiasi untuk tetap bisa melakukan wawancara tidak direkomendasikan. Apalagi bila kandidat mengonfirmasi keterlambatannya dengan alasan tidak masuk akal

  1. Debat Panjang Perkara Gaji

Drama ketiga yang juga tidak kalah sering terjadi yakni debat panjang perkara nilai gaji. Bagaimana pun seorang recruiter telah mendapat pegangan soal gaji yang akan ditawarkan kepada calon kandidat kerja. Namun sayangnya kandidat dengan percaya diri terlalu tinggi sering mendebatnya.

Alasan klise seperti nilai IPK yang sangat tinggi hingga gelar ganda yang sulit didapat sering digunakan untuk mendebat jumlah gaji. Padahal pengalaman kerja dan softskill yang dimiliki cukup minim. Karenanya Anda sebagai seorang reruiter handal harus kebal dengan drama ini.

  1. Menceritakan Hal Personal untuk Mendapat Simpati

Memang proses wawancara dilakukan salah satunya untuk mengenal kandidat yang mendaftar. Namun tidak dapat dipungkiri drama menceritakan hal personal yang tidak perlu terjadi di setiap pertemuannya. Tidak jarang juga ini sengaja dilakukan untuk mendapat simpati seorang recruiter.

Pada dasarnya seorang recruiter harus bisa menyaring mana pengutaraan kata yang ditujukan untuk meyakinkan penerimaan kerja dan mana yang digunakan hanya untuk mendapat simpati instan. Anda bisa langsung memotong pembicaraan bila hal ini terjadi.

 

 

shortlyst


  1. Negosiasi Posisi yang Tidak Sesuai Kualifikasi

Terakhir, negosiasi yang tidak sesuai dengan kualifikasi juga sering terjadi. Apalagi negosiasi dilakukan hingga hampir berdebat padahal skill dan kemampuan jelas tidak sesuai dengan kualifikasi posisi yang diinginkan. Menghindari hal ini terjadi Anda bisa menggunakan tools pembantu Shortlyst.

Tools ini bisa bekerja menyaring kandidat yang sesuai dengan kualifikasi secara luas. Nantinya drama ini bisa dihindari dengan mudah. Penggunaan teknologi yang cerdas juga bisa meningkatkan efisiensi dan ketepatan pemilihan kandidat bahkan secara online.

Gunakan tools Shortlyst untuk menghindari beragam drama seperti yang disebutkan di atas. Bagaimanapun ketepatan dan kecepatan proses rekrutmen bisa didapatkan lewat pemanfaatan tools dengan sistem AI terbaik.

 

Comments

Popular posts from this blog

Creambath di rumah dengan Ellips Hair Mask

3 Blog Masak Favorit

Semakin Bersyukur di Usia Cantik