Tips Memulai Usaha

 


Pandemi COVID-19 memang membuat banyak pekerja diberhentikan dari perusahaan tempatnya bekerja. Namun, pandemi juga menyebabkan tumbuhnya berbagai Usaha yang dijalankan oleh individu, rumah tangga atau badan usaha skala Kecil atau disebut juga dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ada baiknya juga kita memiliki usaha walau dimulai dalam skala kecil. Karena kita tidak akan selamanya menjadi pekerja untuk orang atau perusahaan lain. Untuk memulai usaha, kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Produk atau jasa yang akan dijual

Apa produk dan jasa yang akan dijual dalam bisnis kita, perlu dipertimbangkan. Apakah kita akan menjual produk dan jasa yang sedang tren, produk yang banyak dibutuhkan, yang sesuai dengan minat dan keahlian kita, produk dan jasa yang kita senangi, atau gabungan dari semuanya.

Di masa pandemi ini bisnis yang banyak bermunculan salah duanya adalah di bidang kuliner dan ekspedisi. Misalnya saja, sejak adanya pandemi COVID-19 sekarang banyak toko yang menjual sayur mayur di marketplace. Karena orang dilarang berkerumun akibat pandemi, hal ini menjadi peluang bisnis menjual sayur bagi individu atau badan usaha.

tips memulai usaha


Modal Usaha

Darimana modal yang akan digunakan untuk usaha juga tentu butuh pertimbangan. Modal usaha bisa didapatkan dari dana pribadi atau meminjam dari keluarga atau bank. Beberapa bisnis bahkan mungkin hanya membutuhkan modal yang sedikit. Misalnya dengan menjualkan barang milik orang lain, kita hanya perlu modal kemahiran memasarkan, transportasi, atau internet jika dipasarkan secara online.

Ingatlah untuk tidak meminjam modal pada lembaga yang tidak jelas seperti yang sekarang sedang ramai diperbinjangkan, yaitu pinjaman online ilegal. Karena akan sangat merugikan kita sebagai peminjam yang harus membayar pinjaman dengan bunga yang berlipat-lipat dan perlakuan tidak baik saat pinjaman kita ditagih.

Pemasaran

Pertimbangkan bagaimana produk kita akan dipasarkan. Apakah secara online, offline, bahkan gabungan keduanya. Nah, sebaiknya sih menggabungkan keduanya ya karena internet bisa membantu produk atau jasa kita makin dikenal luas. Jangan lupa untuk memiliki company profile dan media sosial seperti Facebook, instagram dan lain-lain untuk memperkenalkan usaha kita.

Banyak usaha memiliki media sosial untuk memasarkan produk dan jasanya, tetapi hanya sedikit yang memiliki company profile. Company profile menampilkan identitas perusahaan seperti sejarah, visi dan misi, produk dan jasa yang ditawarkan, dan sebagainya. Company profile juga biaa dijadikan sebagai alat pemasaran yang baik untuk usaha kita.

cara membuat company profile


Tidak ada standar yang baku dalam cara membuat company profile. Menurut sebuah artikel di website Berdikari Media, tips membuat company profile yang baik adalah dengan menyampaikan materi secara singkat, padat dan jelas. Masukkan data usaha yang akurat dan update, serta buatlah company profile sekreatif dan seeksklusif mungkin.Berdikari Media sendiri adalah sebuah jasa agency periklanan digital yang sudah cukup berpengalaman membantu pemasaran berbagai UMKM. Nah, buat anda yang punya usaha atau bisnis dan mencari jasa pembuat company profile, bisa menghubungi Berdikari Media.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

3 Blog Masak Favorit

Semakin Bersyukur di Usia Cantik

Creambath di rumah dengan Ellips Hair Mask