Waspada Kanker Payudara


Bagi seorang wanita, kebahagiaannya adalah bisa membahagiakan pasangan halalnya dengan tubuh yang sempurnan, lalu menyusui anak-anaknya sampai usia yang dianjurkan sehingga anak-anaknya tumbuh sehat dan kuat berkat air susunya. Dan untuk melakukan hal itu butuh bagian tubuh bernama payudara.

Namun, bagaimana jika Allah SWT memberikan ujian pada sebagian wanita dengan sakit kanker payudara? Ah, tak terbayangkan jika saya mengalaminya dan saya berharap sehat walafiat selalu agar bisa mendampingi keluarga saya dalam keadaan apapun. Bagi yang mengalaminya, semoga tetap ikhlas dan sabar selama menghadapi sakit tersebut. Karena Allah SWT sudah menjanjikan pengguguran dosa untuk mereka yang sedang mengalami sakit. Hiburan dari Allah SWT memang tiada matinya.


Walau kita tak mengalami sakit kanker payudara, kita harus waspada. Kenali musuh setiap wanita yang satu ini dengan baik agar tidak kita alami juga. Setiap orang berpeluang terkena kanker payudara jika pola hidupnya tidak sehat, bahkan laki-laki sekalipun walau jarang terjadi kasus tersebut pada laki-laki. Penyebab kanker payudara lainnya bisa dilihat di infografis beriikut ini.

penyeab kanker payudara

Kanker payudara terjadi karena sel-sel yang tumbuh tak wajar dalam tubuh. Gejalanya bisa berupa:
  1. Benjolan pada payudara
  2. Rasa sakit pada payudara atau ketiak yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi.
  3. Keluarnya cairan dari puting (biasanya disertai darah)
  4. Perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara
  5. Perubahan bentuk putting
  6. Kulit payudara yang mengerut.
  7. Mungkin juga akan mengalami gatal-gatal dan muncul ruamdi sekitar puting
  8. Pada bagian ketiak bisa juga muncul benjolan atau pembengkakan.

Begitu banyak rangkaian pemeriksaan jika seseorang terkena kanker payudara. Dokter akan menganjurkan beberapa prosedur untuk memastikan apakah kita menderita kanker payudara atau tidak. Mulai dari Mamografi untuk mendeteksi keberadaan kanker. Lalu USGyang digunakan untuk memastikan apakah benjolan pada payudara berbentuk padat atau mengandung cairan. Kemudian Biopsi yang meliputi proses pengambilan sampel sel-sel payudara dan mengujinya untuk mengetahui apakah sel-sel tersebut bersifat kanker. Melalui prosedur ini, sampel biopsi juga akan diteliti untuk mengetahui jenis sel payudara yang terkena kanker, keganasannya serta reaksinya terhadap hormon.

Saat didiagnosis positif mengidap kanker, kita memerlukan sejumlah pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui stadium dan tingkat penyebaran kanker. Di antaranya MRI dan CT sca, Rontgen dada, pemeriksaan tulang untuk mengecek apakah kanker sudah menyebar ke tulang. serta biopsi kelenjar getah bening (noda limfa) di ketiak.

Kita juga dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan yang akan menunjukkan reaksi kanker pada jenis-jenis pengobatan tertentu. Di antaranya ada Pemeriksaan HER2 untuk memblokir kanker yang  dirangsang oleh proteinJenis pengobatan ini disebut terapi biologis atau molekul, juga Pemeriksaan reseptor hormone untuk mengetahui apakah hormone alami tubuh memicu pertumbuhan kanker.

Belum selesai di situ, beberapa operasi pun harus dilakukan sesuai dengan tingkat perkembangan kanker dan kondisi kesehatan penderita kanker. Diantaranya adalah operasi lumbektomi (pengangkatan tumor) dan mastektomi (pengangkatan payudara). 


waspada kanker payudara

Selesai? Belum ternyata. Agar kanker tidak muncul lagi, pendeirta kanker payudara perlu melakukan berbagai terapi. Diantaranya adalah kemoterapi yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan, mual, muntah, sariawan atau sensasi perih dalam mulut, rentan terhadap infeksi, kelelahan, serta rambut rontoh dan berhentinya menstruasi. Radioterapi juga dilakukan untuk memusnahkan sisa-sisa sel-sel kanker, serta terapi lainnya.

Terbayang kan perjuangan mereka penderita kanker payudara untuk sembuh. Saya pun hanya bisa mengucapkan nama Allah SWT Yang Maha Kuat, yang telah menguatkan mereka yang tengah berjuang untuk sehat. Tak ada penyakit yang tak ada obatnya, tinggal bagaimana berusaha untuk mendapatkan pengobatan dan menyerahkan hasil usaha maksimalnya pada Allah SWT Yang Maha Menyembuhkan.

Stay healthy, woman! Jangan lupa untuk mendukung gerakan dan aktivitas teman-teman kita di lovepinkindonesia.org ya.

Tulisan dibuat untuk kampanye #finishthefight #breastcancerawareness #gopink

Comments

  1. Kanker payudara? Hm, entah saya harus ngomong apa dengan penyakit ini. Saudara nenek meninggal karena penyakit ini. Sekarang adiknya mama juga kena, dua sepupuku juga kena. Ya Allah, semoga kami dijauhkan dari penyakit ini......

    ReplyDelete
  2. Pemeriksaan kanker payudara memang sebaiknya dilakukan sejak dini dan dilakukan sendiri ya mba Kania

    ReplyDelete
  3. Tetanggaku terkena kanker payudara mba kondisi ekonomi yang tak mencukupi akhirnya merenggut nyawa beliau dg kondisi payudara tak berbentuk :( #sedih klo inget
    keluargaku jg dlu terbilang sederhana jadi tak sanggup untuk membantu. memang mesti waspada y mba semoga kita semua disehatkan selalu agar bisa berbagi informasi penting dan bermanfaat aamiin.

    ReplyDelete
  4. KAnker payudara, pada tahun 2016 ini menempati posisi pertama dalam top 5 kanker di Indonesia, Mbak. Saya juga baru menuliskan ttg kanker payudara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah ke tkp mba Niar, keren ya ada aplikasinya sekrg semoga pemahamana masyarakat lebih banyak ttg hal ini

      Delete
  5. aku juga ada riwayat keturunan kanker mbakk..semoga kita dijauhkan dari penyakit ini. streess juga bisa jadi pemicu kankerr :(

    ReplyDelete
  6. Dengan deteksi dini dan terapi kanker ini bisa dikalahkan, Insya Allah.
    Yuk, kita bantu sebarkan informasi!

    ReplyDelete
  7. Mbak, ini kalau mau ikutan nulis ini di mana ya?

    ReplyDelete
  8. Benar sekali harus waspada kanker payudara, apalagi kita sebagai perempuan ya mba. Baru saja nengokin yang sakit kanker ini.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah meninggalkan komentar yang baik dan sopan.

Popular posts from this blog

3 Blog Masak Favorit

Berhijab Lebih Mudah Dengan Klip Jilbab Turkey

Kursus Menyetir Mobil di Bintaro