Kenapa Meredakan Nyeri Badan Pakai Koyo Hansaplast? Gimana Cara Kerjanya?


Koyo merupakan salah jenis obat yang bentuknya seperti plester yang hanya tinggal tempel ke kulit. Biasanya sering banget dipakai orang-orang yang punya masalah pegal linu atau nyeri badan karena sudah kecapekan beraktivitas seharian. Sudah ada banyak kok produk koyo yang beredar di Indonesia, salah satunya koyo Hansaplast. Lebih jelasnya cek di hansaplast.co.id.

Koyo merupakan jenis obat luar yang dari istilah medisnya di sebut sebagai patch transdermal. Orang yang sedang mengalami pegal-pegal, nyeri badan khususnya otot, atau nyeri sendi pasti secara otomatis sudah memasangnya di area yang terasa pegal. Dari zaman dulu, koyo memang menjadi pilihan orang-orang karena dianggap efektif mengurangi pegal dan nyeri otot. Coba saja kamu cari di mesin pencari, mulai dari kapan koyo beredar di masyarakat Indonesia, pasti sudah sangat lama, kan?


koyo hansaplast


Sama seperti produk koyo lainnya, koyo Hansaplast punya berbagai macam bahan obat-obatan kimia di dalamnya yang sudah dirancang sedemikian rupa. Tentunya para ahli merancangnya nggak asal-asalan, mereka sudah memastikan kalau bahan obat-obatan itu akan meresap ke dalam kulit sampai bagian terdalam, sehingga nyeri otot dan pegal-pegal bisa cepat berkurang.

Beberapa bahan obat kimia yang ada di koyo yaitu menthol, biofreeze, serta glycol salicylate. Ketiga bahan itu menjadi bahan utama setiap koyo termasuk produk keluaran Hansaplast buat meredakan gejala-gejala nyeri sendi atau otot dan pegal-pegalnya.

Ada juga bahan bengay serta aspercreme yang kedua bahan itu menghasilkan salisilat. Kandungan itu sangat bermanfaat buat mengatasi peradangan pada bagian sendi-sendi yang terasa nyeri. Kamu yang sudah pernah memakai koyo Hansaplast, pasti kamu merasakan rasa panas atau hangat saat memakainya kan? Itu karena ada capsaicin yang kandungan itu dihasilkan setelah bersentuhan dengan sensor neuron.

Kandungan capsaicin itu juga bisa mengurangi beberapa zat alami yang awalnya ada di dalam badan, seperti substansi P yang nanti akan memberikan sinyal-sinyal rasa nyeri ke sel-sel otak kamu. Sudah terbayangkan? Kalau semua bahannya itu dijadikan 1 atau dikombinasikan, pancaran rasa panas atau hangatnya akan mengurangi rasa nyeri sendi dan otot kamu. Nggak heran banyak yang pilih pakai koyo seperti koyo Hansaplast.

Daripada pakai obat-obat kimia yang ternyata membahayakan kesehatan badan, memakai koyo menjadi cara yang lebih simple dan gampang dilakukan. Hanya menempelkannya saja, rasa nyeri dan pegal-pegal bisa berkurang. Tapi, coba deh kamu tahu dulu cara kerjanya agar semakin lebih paham pemakaian koyo, khususnya koyo Hansaplast

koyo hansaplast


Manusia punya 3 lapisan kulit, yaitu epidermis di bagian terluar, dermis bagian tengah jaringannya, dan hipodermis yang merupakan jaringan subkuntan seperti jaringan ikat. Masing-masing lapisan kulit itu punya perannya masing-masing saat koyo ditempel ke kulit.

Lapisan epidermis yang menjadi bagian terluarnya merupakan area kulit yang perlu ditempel koyo. Sedangkan lapisan dermis yang menjadi lapisan tengahnya punya beberapa bagian lainnya yaitu pembuluh darah, kelenjar keringat dan minyak, folikel rambut, serta ujung saraf indra. Setelah koyo ditempelkan, lapisan dermis akan mengirimkan bahan-bahan obat ke bagian yang paling terdalam.

Lapisan yang terakhir yaitu hipodermis merupakan jaringan subkuntan yang punya jaringan ikat atau kulit lemak yang menjadi tempat buat menyimpan lemak. Di kulit bagian ini, kandungan obatnya akan terserap dari pembuluh darah kamu. Dari aliran darahnya, kandungan obatnya itu akan dialirkan ke seluruh tubuh sehingga kamu akan merasa seperti ada rasa menyebar ke bagian tubuh yang nyeri atau pegal.

Caranya yang gampang dan simple membuat koyo Hansaplast selalu menjadi pilihan masyarakat buat mengobati pegal linu dan nyeri-nyeri. Kamu bisa mendapatkannya di toko obat-obatan atau di retail lainnya. Harganya yang terjangkau membuat kamu nggak usah lagi beli obat-obat yang mahal untuk mengobati rasa pegal dan nyeri badan.

Comments